Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

KPK Tanamkan Nilai Anti Korupsi pada Anak Lewat Pendidikan

Kompas.com - 27/09/2019, 20:56 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Dok. Humas Pemkot Semarang Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi

KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alenxander Marwata mengungkapkan, pihaknya kini tak hanya ingin dikenal sebagai pemberantas dan penangkap koruptor.

Lebih dari itu, KPK ingin selalu hadir dalam upaya pencegahan korupsi.

Salah satu langkah nyatanya dengan memasukkan mata pelajaran anti korupsi ke dalam sistem pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah lanjutan, sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

Dengan begitu diharapkan akan terbentuk karakter dan nilai anti korupsi dalam diri anak, baik melalui pendidikan formal maupun lingkungannya.

“KPK menyediakan modul-modul pendidikan antikorupsi yang dapat diunduh secara gratis. Silakan dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: Tarik Minat Swasta, PII Jamin Dana Tol Semarang-Demak

Dalam implementasinya, KPK bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk memasukkan pendidikan anti korupsi ke dalam kurikulum sekolah di Kota Semarang.

Kerja sama tersebut kemudian dituangkan dalam Peraturan Bersama Pendidikan Anti Korupsi. Peraturannya ditandatangin oleh Wali kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Bale Tawang Arum, Kompleks Balaikota Surakarta, Jumat (27/9/2019).

Adapun kegiatan itu menjadi salah satu upaya KPK untuk fokus dalam pencegahan korupsi, yaitu dengan melibatkan kepala daerah untuk mendorong budaya anti korupsi sedini mungkin.

Terkait kerja sama itu, pria yang akrab disapa Hendi ini menyatakan komitmennya bersama jajaran Pemkot Semarang, untuk sepenuhnya mendukung pencegahan korupsi.

Baca juga: Demo Mahasiswa Semarang, Pagar DPRD Jateng Dijebol Minta Ganjar Temui Massa

Hendi mengakui bahwa korupsi merupakan masalah kronis yang harus dicegah dan berantas bersama.

“Saya sepakat jika pendidikan anti korupsi dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Hal ini akan memberikan pengaruh lebih besar di dalam upaya menanamkan karakter anti korupsi sejak dini kepada calon-calon pemimpin masa depan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendi menjelaskan, jika selama ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan korupsi.

Misalnya, pelaporan tentang harta kekayaan pejabat secara berkala, pembentukan tim sapu bersih pungutan liar, serta mempermudah aduan masyarakat melalui Lapor Hendi dan call center 112.

Baca juga: Tol Semarang-Demak Bakal Habiskan Waktu Tiga Tahun

Hendi pun memiliki sejumlah inovasi untuk mempersempit peluang tindak pidana gratifikasi dan korupsi.

Beberapa inovasi itu di antaranya, aplikasi perijinan online, pengadaan lelang secara online lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) berbasis online, serta pengurusan administrasi kependudukan.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
komentar di artikel lainnya