4 Fakta Spanduk Gibran Muncul Jelang Pilkada Solo, Inisiatif Masyarakat hingga Dicopot Satpol PP

Kompas.com - 24/09/2019, 09:06 WIB
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bersama Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di rumah dinas Loji Gandrung Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/9/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPutra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bersama Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di rumah dinas Loji Gandrung Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/9/2019).

KOMPAS.com - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solo 2020, spanduk bergambar putra pertama Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, bermunculan di sejumlah titik di Kota Solo.

Dalam spanduk tersebut bertuliskan "Solo Omahku, Gibran Pemimpinku, Komunitas Biker Solo", "Solo Rumah Kita Bersama", dan "Solo Masa Depan Kita".

Spontan dengan adanya spanduk tersebut menarik perhatian pengguna jalan. Namun, petugas Satpol PP Surakarta sudah mencopoti spanduk-spanduk tersebut mengingat saat ini belum memasuki masa kampanye.

Berikut fakta selengkapnya:

1. Satpol PP copot spanduk bergambar gibran

Sejumlah petugas Satpol PP Surakarta menertibkan spanduk bergambar Gibran Rakabuming Raka. ANTARA/Aris Wasita Sejumlah petugas Satpol PP Surakarta menertibkan spanduk bergambar Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Siswuryanto mengatakan, ada 12 spanduk yang diterbitkan.

12 spanduk itu, dua di antaranya dipasang di Jalan Ki Mangunsarkoro dan enam lainnya di Jalan Ahmad Yani.

"Selain itu, masing-masing satu spanduk terpasang di Jalan MT Haryono, Jalan Dr Radjiman, Jalan Imam Bonjol, dan Simpang Empat Mojosongo," kata kata Agus seperti dikuti dari Antaranews, Minggu (22/9/2019).

Baca juga: Satpol PP Copot Spanduk Pilkada Solo Bergambar Gibran

2. Spanduk dipasang tidak pada tempatnya

Ilustrasi spanduk yang dipasang di tiang listrikSHUTTERSTOCK Ilustrasi spanduk yang dipasang di tiang listrik

Dikatakan Agus, pencopotan spanduk dilakukan karena kebanyakan berada di tempat yang tidak sesuai aturan, di antaranya di tiang listrik dan pohon.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Regional
KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

Regional
Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Regional
Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Regional
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Regional
Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X