Cerita Pengungsi Kabut Asap Pekanbaru: Pilih Mengungsi daripada Kena ISPA

Kompas.com - 22/09/2019, 17:07 WIB
Kondisi udara yang tidak sehat karena kabut asap membuat warga Pekanbaru Riau mengungsi ke Padang. Terlihat kondisi udara di Pekanbaru Dok: PribadiKondisi udara yang tidak sehat karena kabut asap membuat warga Pekanbaru Riau mengungsi ke Padang. Terlihat kondisi udara di Pekanbaru

PADANG, KOMPAS.com - Akibat kondisi udara di Pekanbaru, Riau sudah berbahaya bagi kesehatan karena asap membuat warga memilih mengungsi.

Salah satu daerah yang dinilai cukup aman dari kondisi udara berbahaya itu adalah Padang, Sumatera Barat.

Iwing (38) seorang pegawai yang bekerja di Pemprov Riau juga memilih ke Padang untuk mengungsi.

Dengan membawa istri dan dua orang anaknya, Iwing bertolak ke Padang menggunakan mobil pribadinya.

"Kondisi udaranya sangat berbahaya. Alat pengukur udara ISPU di Pekanbaru sudah memerah, pertanda udaranya sangat berbahaya bagi kesehatan. Saya memilih ngungsi ke Padang," kata Iwing kepada Kompas.com, Minggu (22/9/2019).

Baca juga: Kabut Asap Makin Pekat Kepung Pekanbaru, Warga Mengungsi ke Jakarta dan Palembang

Iwing menyebutkan dirinya sudah dua hari di Padang, sejak Sabtu kemarin. Rencananya, hari ini kembali bertolak ke Pekanbaru karena harus masuk kerja.

Andai saja kerja diliburkan dirinya bersama keluarga akan tetap berada di Padang sampai kondisi udara yang sangat berbahaya itu kembali pulih.

"Saya harus balik ke Pekanbaru. Senin sudah masuk kerja lagi. Kalau tidak kerja, saya pilih di Padang saja," katanya.

Iwing mengaku cukup takut dengan kondisi udara di Pekanbaru, terutama bagi kedua anaknya yang masih kecil.

Sudah banyak yang jatuh korban akibat menghirup udara berasap itu. Sesak napas hingga terjangkit penyakit dialami oleh warga Pekanbaru dan sekitarnya.

Baca juga: Akibat Kabut Asap, Penumpang Bandara Pekanbaru Pilih Pindah ke Bandara Padang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X