Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukkan Carstensz

Kompas.com - 21/09/2019, 07:02 WIB
Rosna Pesilette (38), pendaki wanita asal Pulau Buru, Maluku mengibarkan bendera Kanal Ambon di puncak tertinggi indonesia, Carstensz Pyramid, Papua, 14 September 2019. Dok. Rosna PesiletteRosna Pesilette (38), pendaki wanita asal Pulau Buru, Maluku mengibarkan bendera Kanal Ambon di puncak tertinggi indonesia, Carstensz Pyramid, Papua, 14 September 2019.

KOMPAS.com - “'mama semoga selamat sampai ke tujuan dan semoga bisa kembali lagi dengan selamat'

Ungkapan di atas adalah doa dari anak bungsu Rosna Pesilette sebelum mendaki dan menaklukan Puncak Carstensz, di Pegunungan Jaya Wijaya, Papua. 

Dengan doa itu, Rosna pun menjadi perempuan pertama asal Maluku yang menaklukan Puncak Carstensz, puncak gunung tertinggi di Indonesia. 


“Anak saya yang bungsu sempat berdoa dan bilang ke saya saat akan ke luar, 'mama semoga selamat sampai ke tujuan dan semoga bisa kembali lagi dengan selamat',” kata Rosna, panggilan akrab ibu dua anak itu.

Baca juga: Jatuh dari Ketinggian 6 Meter, Pendaki Ini Merangkak Selama 2 Hari dengan Kaki Patah

Tiga anggota pendaki asal Maluku Rosna Pesilett (tengah), Koko Handoko (kiri) dan Budi Herman (kanan) mengibarkan bendera organisasinya saat  berada di atas puncak Cartnesz, Papua, 14 September 2019. foto dok Rosna PesiletteKOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Tiga anggota pendaki asal Maluku Rosna Pesilett (tengah), Koko Handoko (kiri) dan Budi Herman (kanan) mengibarkan bendera organisasinya saat berada di atas puncak Cartnesz, Papua, 14 September 2019. foto dok Rosna Pesilette

Rosna mengakui, untuk mewujudukan cita-citanya menaklukkan puncak Carstensz bukanlah perkara mudah baginya.

Dukungan keluarga dan teman-temannya menjadikan perjuangannya seakan mudah untuk dihadapi. Hal itu pun sangat terasa saat dirinya harus berpisah untuk sementara waktu dengan keluarga dan kedua anaknya

Tak ada rasa beban sedikit pun saat harus meninggalkan suami dan kedua buah hatinya tersebut.

Baca juga: Diduga Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Pingsan

Sementara itu, mendaki puncak gunung tinggi adalah hal yang akrab dilakukan Rosna. Sebelum berhasil mencapai puncak Carstensz, dirinya mengaku telah menaklukan enam puncak tinggi lainnya di Indonesia, yakni Rinjani di Nusa Tenggara Timur, Kerinci di Sumatera, dan Bukit Raya di Kalimantan pada 2017.

Lalu di tahun berikutnya, Rosna juga menuntaskan misi pendakian puncak Semeru di Jawa, Latimojong di Sulawesi, Rinjani tertinggi di Nusa Tenggara, dan Puncak Binaya yang merupakan puncak tertinggi di Kepulauan Maluku.

Tiga anggota pendaki asal Maluku Rosna Pesilett (tengah), Koko Handoko (kiri) dan Budi Herman (kanan) saat berada di atas puncak Cartnesz, Papua, 14 September 2019. foto dok Rosna PesiletteKOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Tiga anggota pendaki asal Maluku Rosna Pesilett (tengah), Koko Handoko (kiri) dan Budi Herman (kanan) saat berada di atas puncak Cartnesz, Papua, 14 September 2019. foto dok Rosna Pesilette

“Berada di atas puncak Carstensz Pyramid membuat saya sangat terharu, bahagia dan senang sekali,” kata Rosna, Kamis malam (19/9/2019).

Seperti diketahui, pada Kamis malam (19/9/2019), perempuan asal Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, menceritakan, ,berulang kali sujud syukur di atas puncak yang tingginya mencapai 4.884 mdpl.

Saat itu, dirinya bersujud dan berdoa untuk keluarganya di kampung halaman.

Sumber: KOMPAS.com (Rahmat Rahman Patty)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X