Demo Kebakaran Hutan, Mahasiswa Terobos Ruang Kerja Gubernur Sumbar

Kompas.com - 18/09/2019, 18:11 WIB
Ratusan mahasiswa masuk ke kantor gubernur menuntut penuntasan kasus karhutla, Rabu (18/9/2019) KOMPAS.com/PERDANA PUTRARatusan mahasiswa masuk ke kantor gubernur menuntut penuntasan kasus karhutla, Rabu (18/9/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat (Sumbar) menduduki Kantor Gubernur Sumbar di Jalan Sudirman, Padang, Rabu (18/9/2019).

Mereka melakukan aksi demonstrasi terkait kebakaran hutan dan lahan yang sedang marak terjadi.

Mahasiswa kecewa, karena tidak kunjung ditemui oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Para mahasiswa tersebut kemudian masuk ke Kantor Gubernur setelah melewati barisan polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja.


Baca juga: Wali Kota Pekanbaru ke Kanada Saat Warga Terdampak Kabut Asap, Ini Penjelasannya

Mahasiswa naik ke lantai dua, ke ruangan gubernur. Namun, saat itu Gubernur Sumbar tidak berada di tempat.

"Mana gubernur, mana gubernur," ujar mahasiswa yang naik ke Kantor Gubernur Sumbar.

Koordinator aksi Ahmad Syarif Ayadi menyebutkan, pihaknya akan tetap menanti Gubernur Sumbar sampai mau menemui mahasiswa.

Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta Gubernur Sumbar untuk mendesak pemerintah pusat menyelesaikan kasus kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

"Untuk di Sumbar, kita mendesak Gubernur menyelesaikan persoalan karhutla di Sumbar dalam 7 hari kerja," ujar Ahmad.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Regional
Ronda Jenis Baru Jadi Usulan Ganjar Antisipasi Terorisme

Ronda Jenis Baru Jadi Usulan Ganjar Antisipasi Terorisme

Regional
Ada OTT KPK, Gubernur Kaltim Ingin Proyek Jalan Senilai Rp 155 Miliar Tak Terhenti

Ada OTT KPK, Gubernur Kaltim Ingin Proyek Jalan Senilai Rp 155 Miliar Tak Terhenti

Regional
Atalia Ridwan Kamil Akui Angka Stunting di Jawa Barat Cukup Tinggi

Atalia Ridwan Kamil Akui Angka Stunting di Jawa Barat Cukup Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X