Kondisi Udara di Dharmasraya Memburuk, Penderita ISPA Meningkat Tajam

Kompas.com - 18/09/2019, 13:54 WIB
Kondisi udara di Dharmasraya semakin memburuk menyebabkan meningkatnya kasus ISPA di daerah itu. Dok. Humas Pemkab DharmasrayaKondisi udara di Dharmasraya semakin memburuk menyebabkan meningkatnya kasus ISPA di daerah itu.

PADANG, KOMPAS.com - Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat mengalami peningkatan.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, tercatat pada 11 September ada 61 kasus ISPA. Angka itu naik menjadi 111 kasus pada 17 September.

"Mayoritas adalah balita dan anak-anak," kata Kabag Humas Pemkab Dharmasraya Budi Waluyo yang dihubungi Kompas.com, Rabu (18/9/2019).

Baca juga: Kondisi Udara Semakin Memburuk, Sekolah di Dharmasraya Diliburkan 3 Hari

Budi menyebutkan data tersebut diambil dari 14 puskesmas yang ada di Dharmasraya.

Jumlah itu belum termasuk data dari dua RSUD dan 52 puskesmas nagari. Perkiraannya lebih banyak kasus ISPA dari data yang saat ini telah ada.

Budi mengatakan, meningkatnya kasus ISPA karena kondisi udara di Dharmasraya semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir.

Pemkab Dharmasraya sudah mengeluarkan surat edaran Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan agar sekolah meliburkan para siswa 17-19 September.

Baca juga: Ziarah Rumah Gadang, Tradisi Idul Fitri yang Masih Bertahan di Dharmasraya

Menurut Budi, kemungkinan besar Pemkab Dharmsraya akan memperpanjang libur siswa karena kondisi udara masih belum membaik.

"Kemungkinan besar akan diperpanjang. Namun, kita berharap turun hujan sehingga udara bisa membaik dan siswa kembali sekolah," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X