Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Walkot Hendi Berencana Terapkan "Car Free Zone" di Kota Lama Semarang

Kompas.com - 17/09/2019, 21:05 WIB
Kota lama Semarang kini memiliki tampilan berbeda Humas Pemkot SemarangKota lama Semarang kini memiliki tampilan berbeda

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi mengaku tengah berencana menerapkan kebijakan car free zone (bebas kendaraan) untuk kawasan Kota Lama Semarang.

Hal tersebut dilakukan untuk merespon keluhan warga yang merasa terganggu dengan lalu lalang kendaraan di sana.

"Warga juga komplain ketersedian lahan parkir, kalaupun ada mahal," ucap Hendi, sapaan akrab Wali Kota Samarang sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Selasa (17/9/2019).

Untuk itu, Hendi mengaku pihaknya tengah menyiapkan lima kantong parkir buat pengunjung kawasan yang kini karib disebut Kota Lama Little Netherland itu.

Baca juga: Revitalisasi Kampung Melayu, Wali Kota Hendi akan Bangun Water Front City

"Seperti depan Satlantas, depan Sendowo, bekas PTP, bekas Damri, dan satu titik lagi masih dicari," terang Hendi.

Nantinya, sejumlah kantong parkir tersebut akan dikelola secara resmi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan tujuan agar tarif parkir tidak memberatkan wisatawan.

Untuk pengoperasiannya, Hendi berencana akan merekrut petugas parkir yang bertugas saat ini dan digaji oleh Pemkot Semarang.

"Menurut rencana, sekitar awal tahun 2020 sudah bisa diterapkan kebijakan car free zone di sini," papar Hendi.

Baca juga: Wali Kota Hendi Harap Festival Kota Lama Datangkan Banyak Wisatawan

Sebagai informasi, usai revitalisasi tahap pertama, Kawasan Kota Lama kini menjelma menjadi arena hiburan baru di Semarang.

Adapun dalam menelurkan sebuah kebijakan, Hendi mengaku selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta, dari pemilik gedung di Kawasan Kota Lama, investor, sampai warga setempat.

”Revitalisasi harus menyentuh aktivitas usaha ekonomi dan kegiatan sosial masyarakat” tutup Hendi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya