BJ Habibie dalam Kenangan Emil Dardak, Idola yang Tak Pernah Lagi Bisa Ditemui

Kompas.com - 12/09/2019, 14:46 WIB
BJ Habibie DOK. KEMENDIKBUDBJ Habibie

MALANG, KOMPAS.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyimpan kenangan yang tidak akan pernah terlupakan tentang sosok Presiden ketiga RI BJ Habibie.

Emil mengungkapkan rencananya untuk bertemu Habibie. Namun, rencana itu pudar karena Habibie terlebih dahulu berpulang.

“Jujur saya ada rencana untuk bertemu beliau,” kata Emil saat ditemui di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB). Malang, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Melihat Peninggalan BJ Habibie di Taman Pintar Yogyakarta, Telapak Tangan dan Kaki, hingga Rekaman Suara Asli

Emil mengaku sudah menyampaikan rencananya itu kepada Habibie. Habibie bersedia ditemui setelah menjalani perawatan.

Karenanya, Emil menunggu sampai Habibie selesai menjalani perawatan dan menemuinya.

Sayang, Habibie tak kunjung sembuh. Sampai akhirnya penantian Emil terhenti ketika mendengar kabar bahwa orang yang dinanti untuk ditemuinya telah berpulang di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

“Dari beberapa lama, tapi saya diminta merahasiakan bahwa beliau sebenarnya lagi dirawat. Tidak nyangka bahwa kemudian ternyata kok tidak keluar-keluar dari perawatan. Jadi ini sebenarnya sudah agak lama dirawat Pak Habibie ini,” katanya.

“Beliau sudah berkenan untuk menerima kunjungan kami. Tapi akhirnya takdir berkata lain, beliau harus berpulang,” ujar Emil.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X