5 Warga Tewas usai Pesta Miras Oplosan di Solo

Kompas.com - 11/09/2019, 19:40 WIB
Ilustrasi minuman keras oplosan. (Shutterstock) Ilustrasi minuman keras oplosan. (Shutterstock)

SOLO, KOMPAS.com - Minuman keras memakan korban jiwa di Solo, Jawa Tengah. Lima warga tewas seusai pesta miras oplosan.

Korban tewas yakni Agimailanto, warga Solo; Iput, warga Karanganyar; Joko Semedi, warga Mojolaban, Sukoharjo; Budiyono, warga Solo dan; Klowor, warga Sukoharjo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesta miras oplosan dilakukan oleh para korban di Kawasan Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah, Senin (9/9/2019).

Tiga dari lima korban meninggal pada Selasa (10/9/2019). Sementara dua korban lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: Sisir Perkampungan, Polisi Amankan Puluhan Kantong Miras Oplosan Roso-Roso

Namun nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal pada Rabu (11/9/2019).

Sri Lestari, salah satu kelurga Budiyono mengatakan, korban mengonsumsi miras oplosan bersama keempat temannya pada Senin. Saat itu, mereka mabuk mira sambil memancing.

Sepulang dari memancing, katanya, Budiyono mengeluhkan kepalanya pusing dan pandangan matanya kabur.

"Sampai rumah itu minta dikerokin. Setelah dikerokin (Budiyono) tidur di kamar," katanya kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/9/2019).

Sri Lestari curiga Budiyono hingga Selasa pagi tidak keluar kamar. Setelah dicek ke kamar, dia terkejut mendapati Budiyono sudah meninggal.

Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan telah menerima laporan dari polsek terkait miras oplosan yang menewaskan warga.

Menurut Andy, pihaknya telah memerintahkan polsek untuk mencari penjual miras oplosan tersebut.

"Kejadiannya itu kemarin (Selasa). Sudah saya perintah polsek untuk mencari penjualnya," katanya.

Baca juga: Polres Manokwari Gerebek Pabrik Miras Oplosan di Marampa

Selain itu, pihaknya akan mengumpulkan saksi-saksi yang ada di lapangan serta mengecek kematian para korban apakah disebabkan miras oplosan atau bukan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X