Tol Cipularang Perlu Dipasangi CCTV dan "Speed Gun" Permanen

Kompas.com - 11/09/2019, 16:50 WIB
Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Olah tkp tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan dan menyebabkan delapan orang tewas pada Senin (2/9/2019). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIPetugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Olah tkp tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan dan menyebabkan delapan orang tewas pada Senin (2/9/2019). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat menyebutkan, Tol Cipularang di Km 90-100 harus dipasang kamera pengawas atau CCTV dan alat speed gun.

Hal itu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di lokasi itu.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar Kompol Efos Satria Wisnuwardana mengatakan, speed gun atau radar kecepatan diperlukan di Km 90-100 yang secara geometris merupakan turunan dan tikungan.

"Di situ jalurnya landai, menurun, kalau orang lewat situ nggak kerasa kecepatannya bertambah," tuturnya saat dihubungi, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan di Tol Cipularang, Satu Mobil Terbakar

Dikatakan, selama ini penggunaan speed gun sudah dilakukan. Hanya saja speed gun yang dimiliki polisi masih portable dan digunakan secara manual. 

Karenanya, diperlukan kamera pengawas dan speed gun yang dipasang permanen di Tol Cipularang, namun hal ini menjadi kewenangan Jasa Marga dan Dinas Perhubungan.

"Penindakannya oleh kita," katanya.

Seperti diketahui, puluhan kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di Km 91 Jalan Tol Purbaleunyi arah Jakarta, Senin (02/09/2019) lalu. Delapan orang meninggal dalam kecelakaan maut yang melibatkan 20 kendaraan tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Terjadi di KM 92 Tol Cipularang, Penyebabnya Rem Blong

Terbaru, truk tronton menabrak lima kendaraan di depannya, Selasa (10/9/2019). Satu kendaraan di antaranya terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X