Rusak Mobil Pemadam Kebakaran, Seorang Warga Makassar Ditahan

Kompas.com - 10/09/2019, 11:15 WIB
Kepala Polsekta Mamajang, Kompol Daryanto menggantikan uang anak yatim piatu, Nining yang dirampas oleh pembegal,  Selasa (12/6/2018). KOMPAS.com/Hendra CiptoKepala Polsekta Mamajang, Kompol Daryanto menggantikan uang anak yatim piatu, Nining yang dirampas oleh pembegal, Selasa (12/6/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Rustam Sarro terpaksa harus mendekam di tahanan sel Polsekta Mamajang, karena telah memecahkan kaca mobil pemadam kebakaran yang sedang memadamkan kobaran api yang melalap 16 rumah warga di Jalan Baji Pa’mai, Kota, Makassar.

Kepala Polsekta Mamajang, Kompol Daryanto mengatakan, Rustam telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini telah resmi ditahan.

Tersangka Rustam dianggap telah melanggar Pasal 189 KUHP mengenai perusakan mobil pemadam kebakaran dan menghalang-halangi pekerjaan petugas pemadam kebakaran.


Baca juga: Oknum Pegawai Honorer Damkar Pemda Poso Ditangkap karena Edarkan Sabu

“Tersangka sudah kami tahan dan proses hukum atas perusakan mobil pemadam kebakaran terus berlanjut. Tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” kata Daryanto, saat dikonfirmasi, Selasa (10/9/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Muhammad Hasanuddin yang dikonfirmasi mengatakan, perusakan kaca depan mobil pemadam kebakaran disebabkan warga terlalu panik dengan peristiwa kebakaran yang melanda.

“Perusakan mobil damkar itu terjadi, karena warga yang terlalu panik dan tidak sabaran. Kami serahkan sepenuhnya penanganan perkara perusakan mobil damkar ke aparat penegak hukum,” ujar dia.

Perusakan mobil pemadam kebakaran Kota Makassar, terjadi ketika api melahap 16 rumah warga di Jalan Baji Pa’mai, Kota makassar, Minggu (8/9/2019) malam.

Baca juga: Viral soal Mobil Damkar Diamuk Massa di Batang, Ini Penjelasannya

 

Tersangka Rustam yang ikut memadamkan api, menenteng ember berwarna kuning.

Ketika mobil pemadam kebakaran datang, Rustam kemudian memukulkan ember ke kaca depan mobil hingga pecah.

Dinas Pemadam Kebakaran yang mendapat perlakuan tersebut, kemudian melaporkan perusakan mobil armadanya setelah berhasil memadamkan api. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X