[POPULER NUSANTARA] Tukang Becak Bangga Anak Raih Gelar Doktor | Pria Tewas karena Masalah Tilang

Kompas.com - 10/09/2019, 05:39 WIB
Saningrat, tukang becak asal Desa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan yang berhasil mengantarkan pendidikan anaknya sampai lulus doktor di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANSaningrat, tukang becak asal Desa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan yang berhasil mengantarkan pendidikan anaknya sampai lulus doktor di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Saningrat (43) dan istrinya Rusmiati (40) tidak pernah menyangka dirinya mampu mengantarkan anak sulungnya, Lailatul Qomariyah (27), menempuh pendidikan di Institut Tekhnologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya hingga lulus doktor.

Sehari-hari Saningrat bekerja sebagai tukang becak, sementara istrinya menjadi buruh tani.

Sementara di Lombok Timur, Zaenal Abidin (29), tewas setelah diduga berkelahi dengan oknum kepolisian di Satlantas Polres Lombok Timur gara-gara persoalan tilang.

Dua berita tersebut menjadi perhatian banyak para pembaca.

Berikut 5 berita populer nusantara selengkapnya:

 

1. Tukang becak bangga anak raih gelar doktor

Sepeda milik Lailatul Qomariyah, anak sulung Saningrat yang digunakan untuk pulang pergi kuliah selama beberapa tahun di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya hingga lulus doktor.KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMAN Sepeda milik Lailatul Qomariyah, anak sulung Saningrat yang digunakan untuk pulang pergi kuliah selama beberapa tahun di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya hingga lulus doktor.
Saningrat (43) dan istrinya Rusmiati (40) tidak pernah menyangka dirinya mampu mengantarkan anak sulungnya, Lailatul Qomariyah (27), menempuh pendidikan di Institut Tekhnologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya hingga lulus doktor.

Sehari-hari, pasangan suami istri asal Dusun Jinangka, Desa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan ini menarik becak dan menjadi buruh tani.

Lailatul Qomariyah sudah dikenal sebagai anak yang cerdas sejak di bangku SD, padahal Saningrat tidak pernah memberikan pendidikan khusus kepada anaknya.

Lailatul terus menerus mendapat rangking 1 sejak SD.

Saat di bangku SMA, Lailatul dianggap orang kaya karena setiap hari selalu diantar dan dijemput dengan becak.

Waktu itu, anak yang bisa diantar dan dijemput becak tergolong anak orang kaya, padahal yang mengantar dan menjemput Lailatul adalah ayahnya sendiri.

"Oleh teman-temannya, Lailatul dibilang anak orang mampu, padahal yang narik becak saya sendiri sebagai ayahnya," ujar Suningrat.

Baca juga: Bangganya Saningrat, Tukang Becak yang Lihat Anaknya Berhasil Raih Gelar Doktor

 

2. Diduga serang polisi, pria di Lombok tewas

Zahabudin (60), orangtua Zaenal Abidin (29) saat ditemui di rumahnya di Dusun Tunjang Selatan, Minggu (8/9/2019)KOMPAS.COM/IDHAM KHALID Zahabudin (60), orangtua Zaenal Abidin (29) saat ditemui di rumahnya di Dusun Tunjang Selatan, Minggu (8/9/2019)
Zaenal Abidin (29) warga Desa Paok Motong, Lombok Timur, tewas setelah diduga berkelahi dengan oknum kepolisian di Satlantas Polres Lombok Timur.

Polisi menyebut, Zaenal meninggal setelah terlebih dulu mengamuk dan menyerang petugas karena persoalan tilang.

Sahabudin (60), ayah Zaenal, menyebutkan, dirinya mendapatkan informasi dari polisi bahwa anaknya masuk rumah sakit pada Sabtu (7/9/2019) pukul 04.00 Wita.

"Saya kaget ternyata di bagian muka memar, di belakang kepala ada memar juga, dan di kakinya," ungkap Sahab.

Sahabudin tidak menduga anaknya dianiaya.

Baca juga: Diduga Menyerang Polisi karena Masalah Tilang, Pria Ini Tewas

 

3. Mahasiswa pulang kampung, Gubernur Papua bingung

Gubernur Papua Lukas EnembeKOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI Gubernur Papua Lukas Enembe
Sekitar 300 mahasiswa asal Papua, yang sebelumnya berkuliah di sejumlah daerah di Indonesia, kini telah kembali ke Jayapura.

Mengetahui hal tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan pemerintah daerah akan bersedia memfasilitasi para mahasiswa tersebut bila mereka bersedia kembali berkuliah di tempat sebelumnya.

"Jadi sekarang ini kami pusing mau taruh mereka (kampus mana). Kami akan panggil Gubernur, MRP dan DPR Papua Barat, Direktur Unima, Rektor Uncen, dan para bupati/wali kota untuk bicara kepulangan mahasiswa dalam jumlah besar tanpa pemberitahuan," ujar Lukas.

Baca juga: 300 Mahasiswa Pulang Kampung, Gubernur Papua Kebingungan

 

4. Cucu Jokowi tampil di pentas musik

Jan Ethes, cucu Presiden Jokowi, bermain pentas musik di Solo, Minggu (8/9/2019).KompasTv Jan Ethes, cucu Presiden Jokowi, bermain pentas musik di Solo, Minggu (8/9/2019).
Usai melakukan kunjungan kerja di sejumlah tempat di Jawa Tengah dan sekitarnya, Presiden Joko Widodo berakhir pekan dengan melihat cucu pertamanya, Jan Ethes Srinarendra, bermain pentas musik ensemble, di Solo, Minggu (8/9/2019).

Aksi panggung Jan Ethes pun cukup membuat Presiden Jokowi tersenyum dan tertawa lepas.

Jan Ethes unjuk kebolehan memainkan sebuah lagu berjudul "Happy Drive" dengan menggunakan alat musik electone. Tak hanya itu, Ethes juga menyanyikan lagu berjudul "Sang Surya" bersama teman-teman sebayanya.

Selain Jokowi, tampak Ibu negara Iriana dan kedua orangtua Jan Ethes, Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda, juga turut mendampingi.

Jokowi pun sempat memberi komentar bahwa musik adalah wahana ideal untuk membangun toleransi dan persaudaraan.

"Musik adalah wahana yang baik dalam kita membangun sebuah toleransi, pertemanan, kebersamaan dengan rekan-rekan dari anak-anak kita ini," kata Jokowi, Minggu (8/9/2019), dilansir dari KompasTV.

Baca juga: Senyum Jokowi Saat Saksikan Cucunya, Jan Ethes, Tampil di Pentas Musik

 

5. Ada 113 video seks di kasus video mesum Garut

Ilustrasi PornografiTara Jacoby Ilustrasi Pornografi
Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan mengatakan ada 113 video yang tersimpan di ponsel milik tersangka A yang juga mantan suami dari V, pemeran wanita dalam video tersebut.

Video itu saat ini tengah diperiksa di pusat laboratorium dan forensik Mabes Polri.

“Yang ramai itu kan hanya beberapa video, tapi setelah kami periksa ponselnya, kami temukan ada 113 video,” kata Budi, Minggu (8/9/2019).

Diketahui A, sebagai saksi kunci perkara tersebut meninggal dunia karena sakit.

Budi menyatakan, dari 113 video, kebanyakan adalah video seks antara A dan V. Namun, ada juga video yang melibatkan beberapa orang lain. Dari hasil pemeriksaan sementara, video-video itu dibuat antara 2016 dan 2018.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Video Mesum Garut, Ditemukan 113 Video Seks di Ponsel Pemeran Pria

SUMBER: KOMPAS.com (Taufiqurrahman, Idham Khalid, Dhias Suwandi, Michael Hangga Wismabrata, Ari Maulana Karang), Kompas TV



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X