Komnas Perempuan Duga V Ditekan Suaminya untuk Bikin Video Seks 3 Pria 1 Wanita

Kompas.com - 09/09/2019, 20:47 WIB
Ilustrasi video asusila. KOMPAS.com/M WISMABRATAIlustrasi video asusila.

GARUT, KOMPAS.com - Komnas Perempuan meminta aparat kepolisian mengedepankan perspektif gender dalam menangani kasus video seks tiga pria satu wanita di Garut, Jawa Barat. Sebab, kasus itu melibatkan seorang perempuan.

Hal ini disampaikan Komnas Perempuan setelah turun langsung ke Garut beberapa waktu lalu.

“Kalau kami tetap mengedepankan bahwa penanganan perempuan berhadapan dengan hukum ini harus menggunakan perspektif gender, artinya penyidik perlu memperhatikan latar belakang, posisi perempuan dalam perkawinan dan peka terhadap situasi dan kondisi kehidupan perkawinan antara A dan V,” jelas Thaufiek Zulbahary, komisioner Komnas Perempuan kepada Kompas.com saat dihubungi lewat telepon genggamnya, Senin (9/9/2019) malam.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Video Mesum Garut, Ditemukan 113 Video Seks di Ponsel Pemeran Pria


Thaufiek menegaskan, perspektif gender itu menjadi kunci dalam proses pembuktian kasus ini.

Jika penyidik punya sensitifitas dalam aspek gender dalam relasi hubungan suami dan istri, maka kemungkinan besar akan tergambar bagaimana V sebetulnya sudah mengalami berbagai ancaman dan tekanan.

“Misalnya, perlu dicek, saat menikah usia V masih anak-anak, 16 tahun 11 bulan,” jelas Thaufiek.

Ketika anak-anak memasuki perkawinan, menurut Thaufiek, hal tersebut sudah masuk ke pelanggaran.

Kemudian, sejak awal pernikahan, V ternyata juga diperlakukan seperti anak-anak. A memberi uang belanja melalui ibunya, bukan langsung kepada V sebagai istri dengan alasan V masih kecil.

“Uang belanja diberikan kepada ibunya A, kemudian diberikan ibunya A kepada V seperti uang jajan,” katanya.

Dalam proses waktu, menurut Thaufiek, relasi perkawinan tersebut akhirnya menciptakan ketimpangan hubungan ketika kekuasaan dan kontrol berada penuh di tangan suami.

Dengan begitu, sangat dimungkinkan V tidak mampu berpendapat, menolak atau dalam hal ini juga tidak mampu memberi persetujuan.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X