Ini Penyebab Awal Kecelakaan Tol Purbaleunyi yang Tewaskan 8 Orang

Kompas.com - 04/09/2019, 13:36 WIB
Petugas mengevakuasi salah satu kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). Kecelakaan tersebut melibatkan sekitar 20 kendaraan yang mengakibatkan korban 25 orang luka ringan, empat orang luka berat dan delapan orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARPetugas mengevakuasi salah satu kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). Kecelakaan tersebut melibatkan sekitar 20 kendaraan yang mengakibatkan korban 25 orang luka ringan, empat orang luka berat dan delapan orang meninggal dunia.

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Kelebihan muatan dua dump truck yang dikemudian SB dan DH menjadi penyebab awal kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi segmen Cipularang, Senin (2/9/2019).

Diketahui saat itu SB dan DH membawa 37 ton tanah. Sedangkan kapasitas satu dump truck hanya bisa mengangkut 12 ton tanah.

"Berdasarkan pengakuan tersangka sendiri, ia membawa muatan 37 ton dari seharusnya 12 ton. Ada kelebihan muatan 25 ton," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius dalam keterangan pers di Mapolres Purwakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Ini Kronologi Lengkap Kecelakaan Tol Purbaleunyi

Matrius mengatakan, kelebihan muatan membuat fungsi rem kedua dump truck terganggu. Dump truck yang dikemudikan DH meluncur dan terguling.

Diketahui jalan di tol tersebut berkontur menurun sejauh 7 km.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Regional
Edarkan 'Pil Setan' ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Edarkan "Pil Setan" ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Regional
Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Regional
Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Regional
Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Regional
Terjadi Penularan Antarkeluarga, Satu RT di Yogyakarta Diisolasi

Terjadi Penularan Antarkeluarga, Satu RT di Yogyakarta Diisolasi

Regional
3.447 Pengawas TPS di Semarang Jalani Tes Cepat, Reaktif Diminta Isolasi Mandiri

3.447 Pengawas TPS di Semarang Jalani Tes Cepat, Reaktif Diminta Isolasi Mandiri

Regional
Sederet Fakta Tabrakan Maut Tol Cipali, Tewaskan 10 Orang hingga Cerita Keluarga Korban

Sederet Fakta Tabrakan Maut Tol Cipali, Tewaskan 10 Orang hingga Cerita Keluarga Korban

Regional
Kesedihan Penggali Makam Jenazah Covid-19: Kadang Kami Menangis Mengubur Bayi

Kesedihan Penggali Makam Jenazah Covid-19: Kadang Kami Menangis Mengubur Bayi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tabrakan Maut di Tol Cipali | Jumlah Kasus Covid-19 di Jateng Tertinggi

[POPULER NUSANTARA] Tabrakan Maut di Tol Cipali | Jumlah Kasus Covid-19 di Jateng Tertinggi

Regional
Pengungsi Merapi Kebanyakan Lansia dan Anak, Bilik 'Ayah Bunda' di Pengungsian Dipertanyakan

Pengungsi Merapi Kebanyakan Lansia dan Anak, Bilik "Ayah Bunda" di Pengungsian Dipertanyakan

Regional
4 Fakta Istri Bupati Demak Meninggal karena Covid-19, Disebut Jarang ke Luar Kota, Diduga Tertular dari Saudara

4 Fakta Istri Bupati Demak Meninggal karena Covid-19, Disebut Jarang ke Luar Kota, Diduga Tertular dari Saudara

Regional
Sedang Video Call Istri Sambil Makan Bakso, Seorang Pria Tiba-tiba Ditikam hingga Tewas, Ini Ceritanya

Sedang Video Call Istri Sambil Makan Bakso, Seorang Pria Tiba-tiba Ditikam hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Kurang Alat Bukti, Bawaslu Bantul Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang

Kurang Alat Bukti, Bawaslu Bantul Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang

Regional
Film Jamal, Kisah Tentang 'Janda Malaysia' di Lombok

Film Jamal, Kisah Tentang "Janda Malaysia" di Lombok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X