Melaut Pakai Sampan, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Pantai Kuta

Kompas.com - 03/09/2019, 21:53 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

KUTA, KOMPAS.com - I Made Ngardi, Seorang nelayan asal Kuta ditemukan tewas di pantai Kuta pada Selasa (3/9/2019).

Ngardi sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di sekitar perairan pantai Kuta.

Sebelumnya Basarnas Bali mendapatkan informasi tentang nelayan yang hilang dari penjaga pada pukul 10.15 Wita.

Dari informasi tersebut diperoleh keterangan bahwa korban melaut dengan menggunakan jukung atau sampan.

Baca juga: Kapal Nelayan Pembawa Siswa SMA Tenggelam Diterjang Ombak

Namun seorang nelayan lain bernama Made Ada mendapati jukung I Made Ngardi kosong dan terapung-apung sekitaran perairan Pantai Wana Segara.

"Kami memang menempatkan 2 orang personel setiap hari dengan dilengkapi 1 unit jetski di Pantai Kuta untuk mempercepat response time, tadi mereka langsung bergerak bersama Balawista untuk melakukan pencarian," ungkap Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Sri Wardoyo melalui siaran pers.

Dari pos 5 Balawista sampai di lokasi diduga korban hilang hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 5 menit. Penyisiran di perairan dilakukan dengan menggunakan 2 unit jetski.

Baca juga: Kapal Pengangkut 7.850 Tabung Gas 3 Kg Tenggelam Usai Tabrak Karang

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulans milik Balawista.

"Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan potensi SAR dari Balawista, SAR Samapta Polda Bali, Pol Air Polda Bali, Pol Air Pos Pantai Kuta, keluarga korban serta nelayan setempat," ucap Sri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Telepon Gus Miftah Batalkan Pengajian di Pemalang

Ganjar Telepon Gus Miftah Batalkan Pengajian di Pemalang

Regional
523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Regional
Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Regional
2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

Regional
13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

Regional
Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Regional
Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Regional
Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Cerita Sukri Korban Kecelakaan Maut di Jalintim, Lihat Mobil Putih Ngebut lalu Tabrak 3 Kendaraan

Cerita Sukri Korban Kecelakaan Maut di Jalintim, Lihat Mobil Putih Ngebut lalu Tabrak 3 Kendaraan

Regional
Detik-detik Siswa SMA Tewas Tertimbun di Tambang Emas Ilegal, Korban Disuruh Menyelam di Air Keruh

Detik-detik Siswa SMA Tewas Tertimbun di Tambang Emas Ilegal, Korban Disuruh Menyelam di Air Keruh

Regional
Hulu Sungai Longsor, Tanah di Gunung Salak Terlihat 'Terbelah'

Hulu Sungai Longsor, Tanah di Gunung Salak Terlihat "Terbelah"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Pengemudi Ojol Kena Tipu Pelanggan | Pasha Ungu Jadi Plt Wali Kota Palu

[POPULER NUSANTARA] Cerita Pengemudi Ojol Kena Tipu Pelanggan | Pasha Ungu Jadi Plt Wali Kota Palu

Regional
Satu Bulan Terakhir 75 Rumah Adat di NTT Terbakar, Ini Penyebabnya

Satu Bulan Terakhir 75 Rumah Adat di NTT Terbakar, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X