Driver Ojek Online Aceh Unjuk Rasa Tolak Pemotongan Bonus

Kompas.com - 03/09/2019, 15:58 WIB
Ratusan driver yang tergabung dalam Komunitas Driver Ojol Aceh (DOA) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRA dan Kantor Gubernur Aceh, Sealsa (3/9/2019). KOMPAS.com/ RAJA UMARRatusan driver yang tergabung dalam Komunitas Driver Ojol Aceh (DOA) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRA dan Kantor Gubernur Aceh, Sealsa (3/9/2019).

ACEH, KOMPAS.com - Menyikapi kebijakan baru pemotongan bonus driver ojek online 50 persen dari sebelumnya oleh PT Go-Jek Indonesia, ratusan driver yang tergabung dalam Komunitas Driver Ojol Aceh (DOA) melakukan aksi demonstrasi di kantor DPRA dan kantor Gubernur Aceh, Sealsa (3/9/2019). 

Dalam aksinya, driver ojek online Aceh meminta Pemerintah Aceh dan DPRA  untuk ikut memperjuangkan bonus driver ojol Aceh tetap Rp 80.000 per hari seperti tarif sebelumnya.

Menurut Ari, aksi driver ojek online Aceh itu sebagai bentuk penolakan terhadap skema tarif baru yang dikeluarkan PT Go-Jek Indonesia dengan menambah poin, namun bonus yang diterima pengemudi turun dari sebelumnya.

“Kami meminta PT Go-Jek Indonesia untuk mengambalikan skema tarif lama, kalau poinnya ditambah seharusnya bonus juga ditambah,” katanya.

Baca juga: Anggota DPR Terpilih di Jember, Berangkat Pelantikan Naik Ojek Online

Ada pun kebijakan baru terkait bonus dan pencapaian kerja mitra ojek online yang telah berlaku sejak 2 September 2019, yakni poin 14 driver mendapat bonus Rp 10.000, poin 18 bonus Rp 15.000 dan poin 22 bonus Rp 15.000.

Namun poin 25, driver hanya mendapat bonus sama dengan poin 18, yakni Rp 15.000.

Sehingga total bonus harian yang diperoleh oleh pengemudi sebanyak Rp 55.000. Padahal sebelumnya, tarif lama bonus harian yang biasa diperoleh driver ojek online Rp 80.000 per hari.

“Kebijakan baru PT Go-Jek Indonesia semena-mena terhadap seluruh driver dan sangat tidak manusiawi. Perusahaan hanya mencari keuntungan besar dan menekan para driver untuk bekerja lebih dan memperoleh bonus yang kecil,” katanya.

Unjuk rasa driver ojol di kantor Gubernur Aceh disambut oleh Saifulah Abdul Gani, perwakilan humas Pemerintah Aceh.

Baca juga: Mogok Massal Diikuti Ribuan Pengemudi Ojek Online

 

Kepada massa, Abdul Gani mengatakan mendukung tuntutan para ojol Aceh dan berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke Plt gubernur Aceh.

"Saya mendukung apa yang sampaikan driver ojol hari ini, karena jasa driver ojol di Aceh selama ini sangat membantu transportasi masyarakat di Banda Aceh. Nanti setelah saya sampaikan kepada Plt akan saya kabari kembali keputusannya seperti apa," ucap Saiful Abdul Gani kepada demonstran.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

Regional
Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X