Jasa Raharja: Santunan Korban Kecelakaan Tol Purbaleunyi Segera Diberikan

Kompas.com - 02/09/2019, 17:06 WIB
Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang, Senin (2/9/2019). Kecelakaan melibatkan 21 kendaraan menyebabkan 6 orang tewas. dok KompasTVKecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang, Senin (2/9/2019). Kecelakaan melibatkan 21 kendaraan menyebabkan 6 orang tewas.

KOMPAS.com - Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Barat, Eri Martajaya, memastikan santunan para korban kecelakaan berunutun di Tol Purbalenyi akan segera diberikan.

Menurut Eri, jumlah santunan untuk keluarga korban meninggal dunia sebesar Rp 50 juta rupiah, dan akan sesegera mungkin akan diserahkan ke keluarga duka.

"Korban meninggal dunia insyallah akan kami serahkan santunannya esok hari,sebesar Rp 50 juta. Tujuannya meringankan korban keluarga yang berduka," kata Eri saat diwawancara KompasTV, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Update Kecelakaan Tol Cipularang, 9 Orang Tewas

Eri menjelaskan hingga saat ini tercatat ada 9 korban meninggal dan 8 orang luka-luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Purwakarta, yaitu RS MH Thamrin, RS Siloam dan RSUD Purwakarta.

Sementara itu, petugas kepolisian dan Jasa Rajarja masih melakukaan pendataan terhadap seluruh korban kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi, Senin siang.

Seperti diberitakan sebelumnya,  kecelakaan beruntun melibatkan 20 kendaraan terjadi di KM 91 Tol Purbaleunyi, Senin siang pukul 13.00 WIB. Sejumlah kendaraan terbakar dan mengalami kerusakan berat. 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Regional
Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X