Polisi Kantongi Nama Pria yang Cabuli Anak 10 Tahun dengan Modus Tanya Alamat

Kompas.com - 30/08/2019, 14:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com -Aparat kepolisian mengungkap kasus pencabulan anak berusia 10 tahun di Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky mengatakan, pemerkosaan anak di bawah umur terjadi pada Rabu 28 Agustus 2019, sekitar pukul 09.00 WIB.

Pelaku diketahui memperdayai korban dengan modus berpura-pura menanyakan alamat.

Baca juga: Guru Bimbel Jadi Pelaku Pencabulan Anak, Begini Modusnya

Awalnya, pelaku melintas di depan rumah korban. Saat itu, korban tengah bermain bersama teman-temannya.

Sejurus kemudian, pelaku meminta untuk diantarkan ke alamat yang dimaksud menggunakan sepeda motor.

"Berpura-pura bertanya mengenai alamat dan korban diperdayai untuk ikut menunjukkan jalan sampai dibawa ke rumah kosong kemudian di rumah itu pelaku melakukan pencabulan," ujar Kapolres Bogor di Cibinong, Jumat (30/8/2019).

Dia menjelaskan, pelaku meminta korban untuk melayani pelaku dan mengancam akan membunuh apabila tidak mau melakukannya.

Setelah melakukan perbuatan bejatnya, pria tersebut melarikan diri dan meninggalkan korban di dalam rumah kosong tersebut. Tak lama kemudian, petugas keamanan setempat menemukan korban dan selanjutnya melapor ke polisi.

"Untuk sementara ada satu orang yang sudah dikantongi yang diduga melakukan kekerasan seksual dan visum korban sudah kami laksanakan, hasilnya dalam waktu dekat akan keluar," ujarnya.

Baca juga: Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Terkait dengan kejadian tersebut, Unit PPA Polres Bogor sudah memeriksa saksi-saksi serta berkoordinasi dengan P2TP2A terkait pendampingan korban untuk pemulihan psikis korban.

Pihak kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan video korban saat ditemukan oleh petugas keamanan yang sempat viral di media sosial.

"Jadi saya tegaskan tidak perlu lagi ada yang menyebarkan video tersebut karena akan mempengaruhi psikologis anak tapi juga terhadap keluarganya dan ini juga dilarang dalam undang-undang perlindungan anak," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X