Kompas.com - 29/08/2019, 22:58 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat membuka kegiatan Capacity Building  SMK di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (29/8/2019). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat membuka kegiatan Capacity Building SMK di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (29/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai ada sejumlah kemungkinan penyebab lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menganggur. 

Pria yang akrab disapa Emil itu menuturkan, sebab pertama faktor pertumbuhan ekonomi suatu daerah yang melambat sehingga menyebabkan industri sulit masuk dan minimnya lapangan kerja baru.

Kedua, tidak adanya semangat bersaing dari lulusan SMK.

"Ketiga, kurikulumnya jadul, ekonomi ke kanan kurikulum ke kiri. Ini harus kita pikirkan sama-sama. Guru juga jangan ngotot, jangan berhenti belajar. Sebab keempat, jangan-jangan kita tak punya hubungan baik dengan industri," ujar Emil dalam acara Capacity Building SMK di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota Jabar, Ini Alasan Ridwan Kamil

Karena itu, kata Emil, Pemprov Jabar mulai melakukan reposisi kurikulum SMK yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Pemprov Jabar meneken nota kesepahaman dengan PT Astra dalam menyusun kurikulum untuk disesuaikan  kebutuhan industri di Jabar.

"Jadi Astra sudah membimbing 350 SMK oleh kurikulum Astra. Nanti teknologinya investasi dari Astra, SMK mengikuti. Nanti ada perkembangan teknologi lagi maka industri akan membina dan mengingatkan," ujarnya.

Dengan langkah itu, Emil berharap lapangan kerja semakin terbuka bagi para lulusan SMK. Ia pun mengundang pelaku industri untuk terlibat aktif dalam pembinaan SMK di Jabar.

"Inilah jawaban dari masalah pengurangan lulusan SMK di mana industrinya diajak membina kurikulum SMK. Kalau Astra saja bisa dengan 300 SMK maka tinggal butuh 10-12 industri jadi mitra Jabar yang akan membina SMK. Sehingga diharapkan nanti lulusannya berkualitas diserap oleh pasar dan pengangguran turun drastis," ujarnya.

Emil juga menitipkan agar Astra memberikan investasi teknologi pada sektor pendidikan kejuruan di Jabar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.