Kompas.com - 29/08/2019, 14:48 WIB
Serka CHK Reza Pahlevi saat membacakan pledoi dalam sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (29/8/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRASerka CHK Reza Pahlevi saat membacakan pledoi dalam sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (29/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Serka CHK Reza Pahlevi yang merupakan kuasa hukum Prada DP menyebut, unsur pembunuhan berencana yang dilakukan oleh terdakwa tak dipenuhi oleh oditur.

Hal itu disampaikan Reza dalam sidang dengan agenda nota pembelaan atau pledoi yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (29/8/2019).

Menurut Reza, dalam dakwaan oditur, Prada DP dituntut dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Namun, unsur dalam pasal tersebut disebut tak bisa dipenuhi oditur.

"Jika berencana, terdakwa akan membunuh korban sewaktu tidur,"kata Reza saat membacakan pledoi.

Baca juga: Seusai Dengar Pembelaan Prada DP, Keluarga Fera Mengamuk di Depan Ruang Sidang

Pada dakwaan primer,kuasa hukum sepakat Prada DP adalah TNI aktif dan belum diberhentikan sewaktu peristiwa itu berlangsung.

Namun, pada unsur kedua yakni pembunuhan berencana tidak dipenuhi karena antara korban dan terdakwa terlibat cekcok akibat password handphone yang berubah saat menginap di penginapan Sahabat Mulya, Kabupaten Musi Banyuasin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terdakwa berusaha membuka sandi HP, tapi dengan nomor 091114 tanggal jadian mereka. Karena tidak berhasil membuka password itu, keduanya terlibat keributan dan terjadi pembunuhan itu. Unsur kedua tidak terpenuhi,"ujarnya.

Selain itu, Prada DP dan Fera pada malam itu bermaksud hendak jalan-jalan menggunakan sepeda motor dan menghampiri kediaman dari bibi terdakwa.

Namun, karena hari telah larut malam mereka memutuskan untuk menginap di lokasi kejadian.

"Barang bukti yang ditemukan, tidak ada satu pun yang dipersiapkan. Terdakwa panik setelah membunuh korban sehingga mencoba menghilangkan tindakannya dengan memotong korban dan membakarnya,"jelasnya.

Baca juga: Hakim Persilakan Prada DP Menyangkal Tuduhan Pembunuhan Berencana

Karena unsur pembunuhan berencana tak terpenuhi, Reza meminta kepada ketua hakim untuk menjatuhkan hukuman yang meringankan terdakwa.

"Selama persidangan terdakwa bersikap sopan dan tidak berbelit-belit. Terdakwa juga dengan sadar telah menyerahkan diri. Terdakwa juga mencoba meminta maaf kepada keluarga korban, meskipun belum diterima. Terdakwa belum pernah menjalani hukuman pidana, mohon kepada hakim untuk meringankan hukuman terdakwa,"katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.