Fakta Pembunuhan Anak Mantan KPU Nias Utara, Takut Ketahuan Mencuri hingga Pelaku Tetangga Korban

Kompas.com - 28/08/2019, 07:27 WIB
AKBP Deni Kurniawan Kepala Kepolisian Resor Nias berhasil ungkap Pembunuhan Jimmy Harefa (16), Anak Kedua dari Otorius Harefa Mantan Ketua KPU Kabupaten Nias Utara, yang dalam rumahnya tepatnya di kamarnya, di Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Rabu (21/8/2019) malam, pada Rilis siang Selasa (27/8/2019) di Mapolres Nias . HENDRIK YANTO HALAWAAKBP Deni Kurniawan Kepala Kepolisian Resor Nias berhasil ungkap Pembunuhan Jimmy Harefa (16), Anak Kedua dari Otorius Harefa Mantan Ketua KPU Kabupaten Nias Utara, yang dalam rumahnya tepatnya di kamarnya, di Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Rabu (21/8/2019) malam, pada Rilis siang Selasa (27/8/2019) di Mapolres Nias .
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Jimmy Harefa (16) anak kedua mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nias Utara ditemukan tewas, Rabu (21/8/2019).

Jimmy ditemukan bersimbah darah di tempat tidur di dalam rumahnya, di Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Menurut Bram Gulo, salah satu rekan sekolah, hari itu Jimmy yang masih duduk di bangku SMA tidak berangkat sekolah. Namun Bram mengaku tidak tahu penyebabnya.

Baca juga: Siswa SMA Anak Eks Ketua KPUD Nias Utara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

 

Dibunuh karena takut ketahuan saat mencuri

Ilustrasi Pencurianvchal Ilustrasi Pencurian
Pelaku pembunuhan anak kedua mantan Ketua KPUD Nias Utara adalah Beri Waruwu (20), tetangga korban.

Rumah pelaku hanya berjarak 40 meter dari rumah korban

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan mengatakan pelaku masuk ke dalam rumah korban pada Rabu dini hari.

Setelah mengambil laptop, pelaku sempat keluar rumah namun ia kembali ke dalam rumah karena ingin mengambil barang lainnya.

Saat masuk kedua kalinya, pelaku melihat korban sedang tidur. Karena takut ketahuan, pelaku mengambil palu yang ada di sekitar ruangan dan memukulkannya ke korban hingga tewas.

Setelah mengambil beberapa ponsel milik korban, pelaku kemudian melarikan diri.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Anak Mantan Ketua KPU Nias Utara

Senin (26/8/2019), polisi menggeledah rumah pelaku dan menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban seperti ponsel dan laptop.

Polisi juga menemukan dua pakaian bersimbah darah.

Pelaku diamankan di Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, bersama dengan empat anggota keluarga lainnya.

Polisi telah menetapkan Beri Waruwu (20) sebagai tersangka pembunuhan Jimmy Harefa (16).

Sementara empat orang lainnya yang diamankan bersama Berry masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Inilah Alasan Pelaku Bunuh Anak Mantan Ketua KPU Nias Utara

SUMBER: KOMPAS.com (Hendrik Yanto Halawa)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Regional
Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X