Seorang Pria Gantung Diri dan Menyiarkannya Secara "Live" di Instagram

Kompas.com - 26/08/2019, 05:52 WIB
Ilustrasi bunuh diri KompasIlustrasi bunuh diri


KOTABARU, KOMPAS.com - Seorang pria di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Aksi bunuh dirinya tersebut disiarkan langsung pada akun Instagram miliknya.

DI, melakukan aksi gantung diri di kamar indekosnya, di Jalan Kubah, Desa Geronggang, Kotabaru, Sabtu (24/8/2019) malam.

Namun, kasus ini heboh keesokan harinya setelah video rekamannya beredar luas.

Baca juga: Mahasiswi yang Diduga Gantung Diri Jelang Pernikahan Tinggalkan Surat

"Jadi, sebelum melakukan aksinya, si pelaku bunuh diri ini memposisikan HP-nya menyorot dia dan itu dia live kan di IG-nya," kata Kapolres Kotabaru, AKBP Suhasto, saat dihubungi, Minggu (25/8/2019) malam.

Menurut Hasto, ada rekaman siaran langsung yang diterima penyidik sebagai bukti dengan durasi 1 menit 28 detik.

Dalam rekaman tersebut, terlihat dari awal pelaku mempersiapkan aksinya sampai dia tewas.

Dalam rekaman pelaku tidak mengucapkan sepatah kata pun, sehingga kepolisian sulit untuk mencari motifnya.

"Durasinya lumayan lama, tapi tidak ada pernyataan apa-apa dari dia, jadi kami enggak mau menerka-nerka apa motifnya," ucap Hasto.

Hasto menambahkan, DI sebelum melakukan aksinya sempat menenggak minuman keras. Terdapat dua botol miras yang ditemukan polisi di lokasi kejadian.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X