Profesi 3 Terduga Teroris Blitar Raya, dari Pengusaha Laundry hingga Penjaga Apotek

Kompas.com - 24/08/2019, 10:28 WIB
Rumah I dan HS, terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror Polri di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Jawa Timur, Kamis (22/8/2019). istimewaRumah I dan HS, terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror Polri di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Jawa Timur, Kamis (22/8/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Tiga orang terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror di Kabupeten dan Kota Blitar Jumat (23/8/2019) malam, berasal dari beragam profesi, mulai pegawai bank perkreditan rakyat, penjaga apotik, hingga pemilik usaha laundry.

Ketiga terduga teroris itu, kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, diamankan dari tiga lokasi dalam waktu yang berbeda.

"Seorang di Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, seorang lagi di Kepanjen Kidul Kota Blitar," katanya, Sabtu (24/8/2019).

Untuk terduga teroris berinisial SU (53) yang diamankan di ruas Jalan Desa Beru Kecamatan Wlingi pukul 18.20 WIB, berprofesi sebagai penjaga apotek.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Blitar Raya

Sementara terduga teroris berinisial KJW (48) yang diamankan di halaman rumahnya di Jalan Ir Sukarno Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar pukul 15.52 WIB, berprofesi sebagai pengusaha laundry.

Adapun terduga teroris bernama JPS yang diamankan pukul 20.30 WIB di Jalan Sudanco Supriyadi Nomor 25 Kota Blitar, berprofesi sebagai pegawai bank perkreditan rakyat.

"Ketiganya langsung dibawa ke Polres Blitar untuk introgasi awal, selanjutnya akan dibawa ke Mako Brimob Polda Jatim," terang Barung.

Kamis sebelumnya, Tim Densus 88 juga mengamankan terduga teroris berinisial HS, di Sampang, Madura. Selain itu, juga menangkap terduga teroris berinisial BL di Lamongan.

Kedua orang yang ditangkap diduga anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur. Selain itu, keduanya juga diduga terkait dengan peristiwa teror bom di kawasan sekitar Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016.

Baca juga: Kesaksian Kepala Desa soal Sosok Istri Terduga Teroris di Sampang Madura



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

Regional
Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus 'Ngesot' karena Sangat Sulit

Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus "Ngesot" karena Sangat Sulit

Regional
Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Regional
Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

Regional
Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Regional
Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus 'Ngesot'

Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus "Ngesot"

Regional
Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Regional
Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X