Ini Sosok Regina, Anggota DPRD Kota Kediri Paling Muda, Kembangkan Aplikasi Digital

Kompas.com - 23/08/2019, 05:46 WIB
Regina (tengah) bersama keluarganya. dok.pribadiRegina (tengah) bersama keluarganya.

KEDIRI, KOMPAS.com- Total ada 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, Jawa Timur untuk masa bakti 2019-2024.

Mereka telah dilantik dan mengucapkan sumpah jabatannya melalui Rapat Paripurna Istimewa pada Rabu (21/8/2019).

Sekretaris DPRD Kota Kediri Rahmad Hari Basuki mengatakan, dari total 30 anggota dewan itu 20 orang merupakan petahana dan sisanya adalah orang baru.

"Petahana ada 20 orang," ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan instan, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Anggota DPRD Jabar yang Lama Dapat Pin Emas, Anggota Baru Diberi Jas Rp 3,8 Juta

Dari para pendatang baru itu menurutnya ada anggota dewan yang usianya masih cukup muda, yakni seorang perempuan berusia 23 tahun.

"Termuda atas nama Regina Nadya Suwono, usia 23 tahun," imbuhnya.

Nama Regina sendiri memang masih cukup asing di kalangan masyarakat karena dia adalah politisi pendatang baru di Kota Kediri.

Bahkan debutnya pada pileg kemarin itu merupakan kali pertama dia menapakkan kaki di bidang politik praktis.

Baca juga: 28 Mantan Anggota DPRD Gunungkidul Belum Kembalikan Laptop, Alasannya Sibuk

Dia berangkat menggunakan Partai PDIP sebagai kendaraannya dan bertarung di daerah pemilihan 1 Kota Kediri. Di dapil ini dia berhasil menyisihkan beberapa petahana.

Gadis ini cukup lama mengenyam pendidikan di luar negeri. Dia menempuh pendidikan SMA di Singapura dan mengambil jenjang sarjana jurusan public relation di Australia.

Regina mengaku keterpilihannya itu adalah langkah awal untuk memperjuangkan angan-angannya. Diantaranya adalah memperjuangkan kesetaraan dan keadilan gender, kesehatan dan pendidikan yang bermutu, hingga digitalisasi pelayanan.

"Harus konsisten dengan janji (politik) di awal (kampanye) dengan masyarakat," ujar Regina dalam wawancara via pesan singkat, Kamis (22/8/2019).

Selain itu, dia juga ingin menunjukkan dan memberi contoh kepada para pemuda untuk tidak apatis memandang dunia politik. Sebab, politik praktis menurutnya adalah jalan perjuangan untuk merubah sesuatu yang lebih baik.

Putri dari seorang pengusaha di Kediri ini mengaku statusnya sebagai anggota termuda tidak menjadikannya sebagai beban. Hanya saja dia agak sedikit mengkhawatirkan adanya rintangan atas statusnya itu.

"Mungkin masih banyak yang memandang sebelah mata atas opini dan pandangan politik saya,"ujarnya.

Meski demikian dia mengaku tidak akan mengambil pusing dengan hal itu dan bahkan berjanji akan memberi warna baru pada wajah DPRD Kota Kediri.

Di antaranya, dia berjanji akan senantiasa datang ke kantor untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat sebagai konstituennya. Sebab, menurutnya itu itu adalah kewajiban sebagai wakil rakyat.

"Jangan sampai gedung di sana (DPRD) sepi penghuni yang hanya hadir pada rapat paripurna/komisi saja," lanjutnya.

Dia saat ini juga sedang mengembangkan aplikasi digital yang berisikan segala informasi aktivitasnya sebagai wakil rakyat. Aplikasi yang bernama Koncoe Regina itu merupakan aplikasi yang sama yang dipakainya saat berkampanye dulu.

Melalui aplikasi itu, menurutnya, masyarakat bisa secara langsung berkomunikasi dengannya dan nantinya juga berisikan jadwal-jadwal kegiatan hariannya sebagai wakil rakyat.

"Kalau memungkinkan nanti saat rapat yang terbuka untuk umum akan saya siarkan langsung di situ, ujarnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X