Sebelum Aksi Massa di Fakfak, Ada Karnaval Kemerdekaan di Lokasi Kerusuhan

Kompas.com - 21/08/2019, 12:47 WIB
Pasar Thumburuni di Fakfak yang dibakar massa pada kerusuhan yang pecah di kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (21/8/2019) pagi. Dok. Instagram @makassar_jobb. Pasar Thumburuni di Fakfak yang dibakar massa pada kerusuhan yang pecah di kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (21/8/2019) pagi.
Penulis Rachmawati
|
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sebelum kerusuhan pecah, selama dua hari masyarakat Fakfak Papua Barat menggelar karnaval kamerdekaan di Jalan Baru Kota Fakfak.

Hal tersebut diceritakan Sadidah saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Rabu (21/8/2019).

"Senin itu karnaval kemerdekaan untuk anak sekolah, lalu Selasa kemarin karnaval umum. Masyarakat banyak yang nonton. Saya juga ikut nonton," kata Sadida.

Baca juga: Ini Langkah Antisipasi Polri Atasi Kerusuhan di Fakfak, Papua Barat

Setelah karnaval umum selesai pada Selasa (20/8/2019) malam, masssa mulai menggelar aksi demo dengan membakar ban dan pembatas jalan di sekitar Jalan Baru. Namun mereka kemudian diamankan oleh polisi.

"Tadi pagi massa berdatangan dari sebelah timur dan kemudian mereka mulai membakar lapak, kios, dan juga kantor termasuk kantor lembaga adat," jelas Sadidah.

Ia mengaku memilih meliburkan diri dan tidak ke kantor karena sejak Selasa malam situasi di Fakfak sudah mulai bergejolak.

Baca juga: Demo di Fakfak, Massa Bakar Kantor Lembaga Adat dan Blokade Jalan

Bahkan saat kerusuhan yang terjadi pada Selasa malam, Sadida sempat terjebak di kantor dan baru pulang sekitar pukul 22.00 waktu setempat setelah kondisi aman.

"Semalam saya harus lewat jalan kecil di pasar dan beberapa pedagang sudah mengungsikan barang mereka. Lalu hari ini memang dihimbau untuk tidak masuk kantor," katanya.

Selain beberapa kantor tutup, menurut Sadida pihak sekolah juga meliburkan para siswanya.

"Namun sekarang kondisinya sudah mulai tenang," jelas Sadidah.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Regional
Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk 'Gojek Tuyul' di Malang

Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk "Gojek Tuyul" di Malang

Regional
Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Regional
Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Regional
Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X