5 Pesan Damai Pasca-Kerusuhan Papua, Ungkapan Maaf hingga Cintai NKRI

Kompas.com - 20/08/2019, 06:10 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menari Sajojo bersama warga Papua di Jabar dalam agenda Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Pengibaran Sang Merah Putih Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Sabtu (17/8/19). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menari Sajojo bersama warga Papua di Jabar dalam agenda Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Pengibaran Sang Merah Putih Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Sabtu (17/8/19).

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Malang Sutiaji dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, justru meminta maaf atas insiden yang menimpa para mahasiswa di wilayah mereka.

Mereka pun juga membantah telah ada pemulangan mahasiswa Papua di wilayah mereka. Risma maupun Sutiaji justru mengungkapkan, para mahasiswa pasti terlibat dalam setiap agenda kegiatan pemerintah kota. 

Selain itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak warga Papua di Jawa Barat untuk menjaga kekompakan pasca- kerusuhan di Manokwari.

Berikut ini pesan damai sejumlah kepala daerah pasca-kerusuhan di Manokwari:


1. Gubernur Jawa Timur minta maaf kepada rakyat Papua

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar ParawansaKOMPAS.com/GHINAN SALMAN Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Khofifah mengaku telah menelepon langsung Gubernur Papua dan meminta maaf terkait kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, yang memicu kerusuhan di Manokwari.

"Kami telepon gubernur Papua, mohon maaf. Sama sekali itu bukan suara Jatim. Harus bedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komiten Jatim," kata Khofifah dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal TNI Tito Karanvia sebagaimana ditayangkan di Kompas TV, Senin.

Khofifah mengatakan, dirinya sering berkomunikasi dengan mahasiswa Papua, bahkan mahasiswa Papua sering diundang dalam setiap acara penting di Jawa Timur.

Baca juga: Khofifah, Risma hingga Wali Kota Malang Minta Maaf soal Pemicu Kerusuhan di Manokwari Papua

2. Wali Kota Surabaya: Kalau itu kesalahan kami, saya mohon maaf

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberi keterangan kepada wartawan di Kantor DPP PDI-P, Senin (19/8/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberi keterangan kepada wartawan di Kantor DPP PDI-P, Senin (19/8/2019).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan juga meminta maaf jika ada kesalahan terkait kejadian di Surabaya terhadap para mahasiswa Papua.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X