Kapolda: Warga Jabar dan Warga Papua Guyub Berbaur Bersama

Kompas.com - 19/08/2019, 17:34 WIB
Kepala Polda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi (kiri) saat kunjungan kerja di Polres Sukabumi Kota, Sukabumi, Jawa Barat,Jumat (26/7/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTOKepala Polda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi (kiri) saat kunjungan kerja di Polres Sukabumi Kota, Sukabumi, Jawa Barat,Jumat (26/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com – Buntut aksi protes terhadap tindakan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang, Surabaya dan Semarang berujung pecah di Manokwari. Kericuhan pun terjadi hingga pembakaran gedung DPRD di Manokwari.

Di Jawa Barat, Kapolda Kabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, warga Jabar dan warga Papua yang ada di Jabar guyub berbaur bersama.

Bahkan, kebersamaan itu nyata terlihat pada saat perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 RI , di mana pihaknya merayakan hari kemerdekaan dengan menari bersama warga Papua.

Baca juga: Opsi Pemulangan Mahasiswa Papua oleh Wakil Wali Kota Malang Tak Wakili Pemkot

“Tanggal 17 kemarin, dari Kodam sudah menyiapkan sama kita bahkan Pak Gubernur, Pangdam bersama saya menari bersama warga masyarakat Papua yang ada di Jabar. Kita guyub, itu saudara kita semua,” kata Rudy di Mapolda Jabar, Senin (19/8/2019).

Olej karena itu, Rudy mengimbau warga masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati antar sesama di Jawa Barat.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat siapa pun saudara kita, dari mana pun juga kita perlakukan sama di Jabar. Itu saudara kita, mari kita hidup damai tenteram, hidup akur di tanah Pasundan. Jadi Insya Allah kondusif semua,” katanya.

Baca juga: Risma Janji Sambangi Asrama Mahasiswa Papua yang Sempat Dikepung Massa

Kepolisian di Jawa Barat pun berkomitmen akan melindungi semua warga yang ada di Jawa Barat.

“Kita kan semua guyub siapa pun kita lindungilah di sini, siapa pun kita lindungi dari Papua dari mana pun. Jabar tempatnya sekolah banyak orang dari mana-mana semua sama dilindungi,” pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Regional
Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X