Enam Hari Tak Padam, Luas Lahan Gambut Terbakar di Muba Capai 1.062 Hektar

Kompas.com - 19/08/2019, 15:39 WIB
Pemadaman menggunakan helikopter water boombing untuk memadamkan api yang membakar lahan di Kecamatan Bayung Lenci, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. HANDOUT/BPBD SUMSELPemadaman menggunakan helikopter water boombing untuk memadamkan api yang membakar lahan di Kecamatan Bayung Lenci, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

MUSI  BANYUASIN, KOMPAS.com- Lahan gambut seluas 1.062 hektar yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan sampai saat ini masih terbakar, Senin (19/8/2019).

Kebakaran di daerah tersebut diketahui telah berlangsung sejak enam hari terakhir.

Tim gabungan dari TNI/Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan sampai sekarang masih berupaya untuk memadamkan api.

Baca juga: KLHK: 135.747 Hektar Lahan Terbakar Sepanjang Januari-Juli 2019

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Kedaruratan BPBD Sumatera Selatan Ansori mengatakan, dari total 1.062 hektar lahan yang terbakar, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba merupakan daerah dengan luasan lahan paling banyak terbakar.

"Untuk di Muara Medak sampai sekarang 600 hektar lahan gambut sudah terbakar. Total kebakaran lahan gambut di Muba adalah 1.062 hektare "kata Ansori,saat dikonfirmasi.

Ansori mengungkapkan, pemadaman sulit dilakukan karena lahan tersebut adalah gambut. Upaya pemadaman dengan menggunakan water bombing pun masih kurang efektif karena api masih tetap muncul dar

"Kita harus perkuat pemadaman dari darat, karena api yang membakar lahan gambut itu banyak dari bawah,"ujarnya.

Baca juga: 43 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar, Heli Water Boombing Dikerahkan

Selain faktor kesulitan api yang berada di bawah lahan, terpaan angin juga membuat kobaran api semakin membesar.

Bahkan, hanya berselang tiga hari jumlah luasan lahan yang terbakar langsung naik menjadi lima kalilipat.

"Penggunaan heli water  bombing sekarang masih dilakukan, agar api tak meluas,"jelasnya.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran di Asmat Papua, Hanguskan Ratusan Rumah dan Kios hingga 897 Warga Mengungsi

5 Fakta Kebakaran di Asmat Papua, Hanguskan Ratusan Rumah dan Kios hingga 897 Warga Mengungsi

Regional
Kenang Habibie, Seniman Bandung Gelar Pertunjukan Jalanan 7 Jam Nonstop

Kenang Habibie, Seniman Bandung Gelar Pertunjukan Jalanan 7 Jam Nonstop

Regional
Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Regional
Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Regional
2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

Regional
Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Regional
Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Regional
Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Regional
Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Regional
Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Regional
Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Regional
Walkot Hendi Berencana Terapkan 'Car Free Zone' di Kota Lama Semarang

Walkot Hendi Berencana Terapkan "Car Free Zone" di Kota Lama Semarang

Regional
Sempat Dikritik, Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Diputar di Semarang

Sempat Dikritik, Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Diputar di Semarang

Regional
Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Regional
Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X