Baiq Nuril: Kini Saya Merdeka

Kompas.com - 17/08/2019, 16:21 WIB
Baiq Nuril Maknun terharu usai menyaksikan putrinya menjadi petugas Paskibraka, Sabtu (17/8/2019) KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMBaiq Nuril Maknun terharu usai menyaksikan putrinya menjadi petugas Paskibraka, Sabtu (17/8/2019)

MATARAM, KOMPAS.com - Air mata Baiq Nuril Maknun tak terbendung, saat derap langkah pasukan Paskibraka mulai memasuki halaman upacara di halaman Kantor Gubernur NTB, Sabtu (17/8/2019).

Mengenakan jilbab merah dan baju atasan warna putih, Nuril tampak sibuk mengabadikan momen petugas Paskibraka menggunakan smartphone, sambil sesekali mengusap air mata.

Didampingi suaminya Lalu Isnaini dan putra bungsunya Raffi, Nuril ikut larut dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi memperingati HUT RI ke-74 di halaman Kantor Gubernur NTB.

Hari ini merupakan hari yang spesial untuk Nuril dan keluarga.

Baca juga: Suasana Haru Saat Penumpang di Dalam Kereta Bernyanyi Indonesia Raya di HUT RI ke-74...

 

Sebab, setelah mendapatkan amnesti dari Presiden Joko Widodo, Nuril akhirnya bisa menyaksikan secara langsung putri sulungnya menjadi salah petugas Paskibraka.

Putrinya, Baiq Raina Asli Hati, siswi kelas XI SMAN 1 Praya Lombok Tengah, terpilih sebagai Paskibraka di Provinsi NTB.

"Dari dia masuk pintu depan, ini sudah tidak bisa berhenti menitihkan air mata, karena rasa bangga. Bangga yang luar biasa," kata Nuril, ditemui usai upacara.

Bagi Nuril, bisa menyaksikan putrinya menjadi petugas Paskibraka merupakan sebuah kemerdekaan tersendiri.

" Merdeka sekarang, saya merdeka bisa menyaksikan anak saya, merdeka bisa mendidik mereka, merdeka saya bisa beraktivitas lagi seperti biasa dan ini adalah betul-betul Hari Kemerdekaan yang sangat luar biasa bagi saya," kata Nuril.

Baca juga: Upacara HUT RI, Risma Sampaikan Cara Ciptakan SDM Unggul dan Berkualitas

Nuril mengatakan, setelah bebas dari jeratan hukum, dia berencana akan kembali bekerja. Rencananya, Nuril akan diangkat menjadi pegawai honorer di Satpol PP Kota Mataram.

"Kemarin ada yang nawarin dari Satpol-PP kota Mataram, Insya Allah besok Senin saya menghadap. Kalau memang saya dipercayakan di sana, saya akan jalankan tugas dengan baik," kata Nuril.

Kebahagian juga dirasakan Lalu Isnaini, suami Nuril.

"Saya merasa ini adalah sebuah kemenangan. Alhamdulillah sudah bebas, bisa beraktivitas dan berkumpul bersama keluarga," tutup Isnaini.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X