Seorang Gelandangan Tewas Bakar Diri

Kompas.com - 16/08/2019, 20:04 WIB
Jenazah Amiruddin seorang gelendangan yang tewas setelah membakar dirinya hidup-hidup di kawasan kawasan Kelurahan 1 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Jumat (16/8/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAJenazah Amiruddin seorang gelendangan yang tewas setelah membakar dirinya hidup-hidup di kawasan kawasan Kelurahan 1 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Jumat (16/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com — Seorang pria di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Amiruddin (33), tewas setelah membakar diri dengan menyiramkan bensin, Jumat (16/8/2019).

Kapolsek Seberang Ulu 1 Kompol Mayestika mengatakan, dari hasil penyelidikan, Amiruddin merupakan gelandangan yang sering berada di kawasan Kelurahan 1 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang.

Dari keterangan sejumlah saksi, peristiwa itu berawal sekitar pukul 22.30 WIB Kamis (15/8/2019). Amiruddin mendadak menyiramkan bensin ke tubuhnya dan menyulutkan korek api hingga terbakar.

"Korek api yang ada di dalam bajunya sempat meledak saat tubuh korban terbakar. Warga langsung menolong dengan mematikan api. Kejadiannya malam tadi," kata Mayestika, Jumat.


Baca juga: Fakta Baru Kasus Driver Ojol Ditemukan Tewas, Sering Dipukuli Istri hingga Ditangkap di Surabaya

Mayestikan mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara aksi membakar diri itu diduga dilakukan Amiruddin sendiri.

Saksi mengungkapkan bahwa korban sempat bermain korek api.

"Dari keterangan warga, korban ini bermain korek lalu membakar tas. Sempat dimatikan, lalu dihidupkan lagi dan membakarnya sendiri. Korban adalah gelandangan," kata Kapolsek.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Driver Ojol Ditemukan Tewas, Sering Dipukuli Istri hingga Ditangkap di Surabaya

Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bari Palembang, korban akhirnya meninggal karena mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Regional
Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

Regional
11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

Regional
Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Regional
2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

Regional
Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Regional
5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

Regional
Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Regional
Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Regional
Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Regional
Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Regional
Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X