Kompas.com - 16/08/2019, 17:35 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir saat jumpa pers di media center IPP Sumedang, Jawa Barat, Jumat (16/8/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir saat jumpa pers di media center IPP Sumedang, Jawa Barat, Jumat (16/8/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir setuju dengan wacana ASN kerja di rumah.

Tapi, kata Dony, harus dikaji terlebih dahulu plus minus dari wacana ini.

"Tentunya harus dikaji dulu plus minusnya. Memang pekerjaan itu bisa dilaksanakan di mana saja karena kemudahan teknologi informasi saat ini," ujar Dony, kepada Kompas.com, usai jumpa pers jelang persiapan Pemkab Sumedang, menyambut HUT ke-74 RI, di media center Induk Pusat Pemerintahan Sumedang, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: Pemkab Aceh Utara Tolak Wacana PNS Kerja di Rumah

Dony menuturkan, sebelum diterapkan, perangkat penunjang ASN untuk menjalankan tugas-tugasnya di rumah juga harus terlebih dahulu dipersiapkan hingga benar-benar siap.

Seperti kemarin, kata Dony, Pemkab Sumedang menyelenggarakan Analisis Layanan Sertifikat Elektronik bekerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Di mana, penggunaan teknologi, khususnya teknologi informasi komunikasi pada instansi pemerintah sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan yang mudah, murah dan cepat kepada masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan layanan sertifikat elektronik ini kami ingin mengubah budaya kerja manual ke budaya digital," tutur dia.

Baca juga: Soal PNS Kerja di Rumah, Ini Kata Kepala BKN

Bupati menyebutkan, saat ini pun, program e-office sudah mulai diterapkan di Setda dan DPMPTSP dan diharapkan ke depan semua SOPD di Kabupaten Sumedang dapat mempergunakan e-office.

"Sama seperti wacana ASN kerja di rumah, program ini pun tujuannya untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, ASN betul-betul menjadi aparatur pemerintah yang profesional. Tentunya, wacana ASN bekerja di rumah juga tujuannya sama. Maka dari itu, harus betul-betul dikaji terlebih dahulu plus minusnya," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.