Pekan Depan, Prada DP Hadapi Tuntutan Kasus Pembunuhan Kekasihnya

Kompas.com - 16/08/2019, 16:38 WIB
Prada DP kembali menangis saat memberikan keterangan di Pengadilan Militee I-04 Palembang, Kamis (15/8/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPrada DP kembali menangis saat memberikan keterangan di Pengadilan Militee I-04 Palembang, Kamis (15/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Oditur (penuntut umum dalam pengadilan militer) akan membacakan tuntutan kepada Prada DP atas kasus pembunuhan serta mutilasi terhadap kekasihnya Fera Oktaria (21), di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (22/8/2019).

Agenda pembacaan tuntutan itu, setelah sebelumnya mendengarkan keterangan dari para saksi serta terdakwa.

Dalam keterangan Prada DP, oditur banyak menemukan kejanggalan bahkan keterangan yang tak sesuai.


Baca juga: Desersi, Prada DP Divonis 3 Bulan Penjara

 

Terutama, lokasi menginap yang jauh dari Palembang bahkan pelarian Prada DP sampai ke Serang, Banten.

Dari seluruh keterangan itu, oditur menilai jika pembunuhan terhadap Fera yang dilakukan Prada DP telah direncanakan secara matang. 

Bukan hanya itu, para keluarga Prada DP juga ternyata mengetahui aksi kekejaman prajurit yang baru lulus tersebut.

"Perbuatan terdakwa perbuatan luar biasa, merampas nyawa orang. Saya menilai dari kabur, melakukan perbuatan usai sudah terdakwa perhitungkan," tegas oditur anggota Mayor CHK Syawaluddin, dalam sidang, Jumat (16/8/2019).

Setelah itu, oditur kembali menanyakan kembali apakah Prada DP tetap pada keterangannnya tersebut.

Baca juga: Keterangan Prada DP Banyak Kejanggalan, Hakim Duga Pembunuhan Fera Direncanakan

Sambil terisak tangis, Prada DP mengangguk dan memberikan respons pertanyaan oditur.

"Iya, yang mulia (tetap pada keterangannya)," ujar Prada DP.

Usai mendengar jawaban tersebut, hakim pun langsung menutup sidang dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda tuntutan terdakwa.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Regional
Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Regional
Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Regional
Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Regional
Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Regional
Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Regional
Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Regional
Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Regional
Zaenal Tak Hanya Dipukul di Halaman Satlantas, tetapi Juga di Mobil Patroli Polisi

Zaenal Tak Hanya Dipukul di Halaman Satlantas, tetapi Juga di Mobil Patroli Polisi

Regional
Rusunawa Kaligawe Dilapori Warga Kotor, Wali Kota Hendi Turun Langsung Kerja Bakti

Rusunawa Kaligawe Dilapori Warga Kotor, Wali Kota Hendi Turun Langsung Kerja Bakti

Regional
Cerita Pilu Gadis Remaja Disekap 4 Hari dan Diperkosa di Rumah Kosong

Cerita Pilu Gadis Remaja Disekap 4 Hari dan Diperkosa di Rumah Kosong

Regional
Seluruh Wanita di Desa Ini Diteror Pria Cabul Sejak 2018, Ini Modusnya

Seluruh Wanita di Desa Ini Diteror Pria Cabul Sejak 2018, Ini Modusnya

Regional
Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Masih Terjadi di Wilayah Boyolali

Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Masih Terjadi di Wilayah Boyolali

Regional
Gudang Plastik di Palembang Terbakar Hebat, Tiga Alat Berat Hangus

Gudang Plastik di Palembang Terbakar Hebat, Tiga Alat Berat Hangus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X