Ini Pengakuan Pesilat Korban Dugaan Pencabulan Polisi Selama 4 Tahun

Kompas.com - 14/08/2019, 17:45 WIB
IlustrasiISTOCK Ilustrasi

TAPIN, KOMPAS.com - RT (19), gadis dari Tapin, Kaimantan Selatan, mengaku dicabuli oleh guru silatnya yang juga merupakan anggota polisi dari Polres Tapin berpangkat bripka berinisial IAD selama 4 tahun.

Saat dihubungi Kompas.com. RT mengatakan bahwa perlakukan bejat IAD dilakukan saat dia berumur 16 tahun.

RT mengaku pertama kali dicabuli IAD di salah satu hotel di Banjarmasin pada 2016.

Saat itu RT mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) mewakili cabang olahraga silat. IAD merupakan pelatih silat korban.


"Pertama kali di Banjarmasin, saya diancam. Karena dia nekat terpaksa saya turuti," ujar RT, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Polisi Berpangkat Bripka Diduga Cabuli Murid Silat Selama 4 Tahun

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X