Banjir Bandang Terjang Sigi, Kayu Tebangan Hutan Lindung Terbawa Arus

Kompas.com - 14/08/2019, 11:24 WIB
Banjir bandang di  Dusun Sapo dan Dusun Sadaunta mengubah jalan aspal menjadi aliran sungai yang penuh bebatuan, Rabu (14/9/2019) RelawanBanjir bandang di  Dusun Sapo dan Dusun Sadaunta mengubah jalan aspal menjadi aliran sungai yang penuh bebatuan, Rabu (14/9/2019)

SIGI, KOMPAS.com - Banjir bandang menerjang dua dusun di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (13/8/2019) malam.

Dua dusun yang terkena banjir bandang adalah dusun 3 Sapo dan Dusun 4 Sadaunda, Desa Namo, Kecamatan Kulawi.

Berdasarkan keterangan Nitro Nurwan, relawan dari Yayasan KUN-Humanity System  yang ada di lokasi kejadian, banjir bandang membawa lumpur serta kayu lapuk dan kayu hasil tebangan dari atas gunung yang berasal dari wilayah Taman Nasional Lore Lindu.

"Di Dusun Sapo ada dua unit rumah warga dan dua unit huntara yang terkena banjir bandang. Ada kayu masuk di huntara yang dibuat oleh yayasan KUN," kata Nitro, dihubungi Kompas.com, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Usai Digoyang Gempa, Rumah di Halmahera Selatan Terendam Banjir

Selain Dusun 3 Sapo, Dusun 4 Sadaunta juga terkena banjir bandang. Sebanyak 7 bangunan terdampak.

Bangunan dimaksud adalah masjid, posyandu dan sekolah TK, satu rumah warga dan tiga  huntara yang di bangun oleh NGO lokal. Dari tujuh bangunan, tiga huntara hanyut terbawa banjir bandang.

Nitro menjelaskan, banjir bandang yang menghantam dua dusun bersal dari dua anak sungai yang berbeda. Warga sekitar menyebutnya sungai purba.

"Aspal di Jalan Sadaunta dan Sapo terkupas dan berganti dengan bebatuan yang terbawa dari atas gunung," ujarnya.

Baca juga: Singgung Banjir di Konawe dan Samarinda, Wapres Sebut Hutan Dibabat untuk Tambang

Saat ini banjir bandang sudah berlalu dan meninggalkan lumpur. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Sementara warga terdampak banjir mulai membersihkan rumahnya masing -masing dari lumpur dan material lain seperti batu dan kayu.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X