Melawan Polisi, Kakak Adik Komplotan Penjambret Ditembak

Kompas.com - 13/08/2019, 11:30 WIB
Komplotan jambret kakak-beradik yang berhasil diringkus petugas kepolisian Lamongan. HAMZAH ARFAHKomplotan jambret kakak-beradik yang berhasil diringkus petugas kepolisian Lamongan.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Kakak adik atas nama M Erik Saputra (24), M Ervan Saputra (21) dan Mei Purwanto Missetya Nugroho alias Yahya (22), ditembak di bagian kakinya, lantaran melawan dan hendak melarikan diri saat akan ditangkap polisi.

Tiga orang warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan itu akan ditangkap karena diduga anggota komplotan penjambret.

Mereka diduga melakukan pencurian dengan kekerasan di beberapa lokasi yang ada di Lamongan, dengan sasaran utama ponsel milik warga.

"Mereka adalah kakak-beradik yang berhasil kami bekuk bersama Yahya, saat malam takbiran Idul Adha kemarin. Mereka bertiga merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan di wilayah Lamongan," ujar Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung dalam rilis di Mapolres Lamongan, Senin (12/8/2019).


Baca juga: Fakta Bandar Narkoba Keroyok Kapolsek, Pelaku Tewas Ditembak hingga Sempat Lompat ke Parit

Menurut catatan polisi, mereka bertiga diduga sudah melancarkan aksi di empat lokasi berbeda yang ada di wilayah Lamongan.

Korban utamanya adalah perempuan yang sedang menggunakan ponsel di jalan umum.

"Sasaran mereka ini anak sekolah atau perempuan, dengan yang diambil itu ponsel. Setidaknya ada empat laporan polisi yang berhasil diungkap dan itu di Bulan Agustus saja," ucap Feby.

Namun, polisi menduga komplotan penjambret tersebut sudah melakukan aksinya di banyak tempat.

"Ini masih akan kita dalami lagi, karena tidak menutup kemungkinan mereka melakukan aksinya di luar empat laporan polisi yang berhasil kami ungkap, masih kami pelajari," kata dia.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan tiga ponsel berbagai merek, uang tunai sebesar Rp 650.000, dan satu unit sepeda motor sebagai barang bukti.

"Para pelaku ini melawan dan coba melarikan diri saat hendak diamankan," kata Feby.

Menurut polisi, Yahya merupakan residivis untuk kasus yang sama dan sudah divonis bersalah pada 2016 silam. Ketiga kakak adik ini mengaku membutuhkan uang untuk bermain judi.

"Jadi dari informasi yang kami peroleh, Yahya ini yang mengajak kakak-beradik untuk beraksi. Saat mereka (Erik dan Ervan) beraksi, Yahya ini yang memantau dari kejauhan," ucap Feby.

Ketiga pelaku tindak pencurian dengan kekerasan tersebut disangka melanggar Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman 9 tahun penjara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

Regional
Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Regional
Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Regional
Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Regional
Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Regional
9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

Regional
Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Regional
Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Regional
Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Regional
Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Regional
Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Regional
Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Regional
Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Regional
Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Regional
Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X