Viral Seorang Pria Tewas karena Ledakan Charger HP, Ini Penjelasan Polisi

Kompas.com - 12/08/2019, 16:10 WIB
Ilustrasi STOCKVAULT.netIlustrasi

KOMPAS.com - Polisi membantah kematian I Gusti Komang Aryanto (41), warga Jambe Baleran, Tabanan, Bali, akibat ledakan charger telepon genggam.

Berdasar penyelidikan polisi, Aryanto diduga meninggal akibat penyakit hati yang dideritanya. Hal itu diperkuat dengan diagnosa dokter terkait temuan bercak darah di muntahan korban saat olah tempat kejadian perkara. 

"Tidak ada ledakan itu, menurut hasil pemeriksaan dokter ada dugaan karena gangguan hati pada korban," ungkap Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Made Budiarta, Senin (12/8/2019) pagi.

Namun, polisi mengaku harus melakukan otopsi jika ingin mengungkap secara pasti penyebab kematian Aryanto. Sayangnya, pihak keluarga menolak otopsi jenazah korban. 

Baca juga: Polresta Surakarta Diberi Waktu 7 Hari Tetapkan Tersangka Tabrak Lari Overpass Manahan

Dilansir dari Tribunnews, pada Minggu (11/8/2019) malam, informasi terkait penyebab kematian Aryanto yang disebabkan charger telepon genggam sempat menjadi viral di media sosial. 

Polres Tabanan pun segera menindaklanjuti kasus tersebut dan memastikan penyebab kematian korban. 

Sementara itu, Budiarta juga membantah adanya dugaan kematian korban karena kesetrum listrik.

"Dari pemeriksaan tak ada bekas setrum pada tubuh korban," kata Budiarta. 

Artikel ini telah tayang di tribun- bali.com dengan judul: Gusti Komang Aryanto Dikabarkan Meninggal Karena Ledakan Charger, Polisi Ungkap Penyebabnya Ini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X