Pemkot Bogor Siapkan "Shelter" Khusus untuk Transportasi Online

Kompas.com - 08/08/2019, 15:36 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat mendatangi sejumlah layanan publik rumah sakit dan Stasiun Bogor paska pemadaman listrik, Minggu (4/8/2019) RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat mendatangi sejumlah layanan publik rumah sakit dan Stasiun Bogor paska pemadaman listrik, Minggu (4/8/2019)

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bogor dan perusahan transportasi online Grab berencana membangun shelter khusus untuk para pengemudinya yang ada di Kota Bogor.

Ada lima titik shelter yang disiapkan, yaitu di Stasiun Bogor,Terminal Baranangsiang, Mall Botani Square, Lippo Plaza Ekalokasari, dan Lippo Plaza Keboen Raya.

Nantinya, jumlah shelter untuk pengemudi Grab ini akan terus ditambah.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, penyediaan shelter tersebut merupakan langkah awal dalam menata transportasi daring atau online di Kota Bogor.

Bima berharap, ke depannya, Grab dapat bersinergi menyesuaikan penataan transportasi di Kota Bogor.

"Kami sepakat bersinergi. Grab sepakat dengan perencanaan Kota Bogor ke depan dan Pemkot juga akan memaksimalkan aset dan potensi yang dimiliki Grab," ucap Bima, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Driver Ojek Online Dibacok Penumpangnya, Motor DIbawa Kabur

Bima menuturkan, lewat kerjasama ini, pemerintah daerah bisa mengetahui jumlah data pengemudi Grab yang ada di Kota Bogor.

Sebab, kata Bima, ada puluhan ribu ojek online yang berdomisili di Bogor.

"Angkot aja kita hitung, kita batasi. Nah, Grab kan penting juga untuk kita kelola sama-sama. Ojol ini kan sudah puluhan ribu juga kan. Jadi sepakat membina supaya bisa melayani konsumen dengan maksimal," kata Bima.

Sementara itu, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, pihaknya akan berkomitmen dalam membantu penataan transportasi di Kota Bogor.

Ridzki menyebut, ke depan, pihaknya juga akan membantu promosi pariwisata Kota Bogor dengan menyediakan Grab Wheels atau Skuter listrik.

Kendaraan itu bisa dimanfaatkan masyarakat maupun wisatawan di sekitar pedestrian Kebun Raya Bogor dan kawasan Suryakencana.

"Kami akan berkomitmen membuat shelter di tempat-tempat yang memang penuh dengan driver, seperti di stasiun, terminal dan beberapa mall. ini akan menjadi prioritas kami," kata Ridzki.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X