Kompas.com - 06/08/2019, 10:17 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto di Kantornya Senin (5/8/2019) MARKUS YUWONOKepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto di Kantornya Senin (5/8/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, memastikan seluruh hewan ternak yang berada di kawasan endemik antraks di Gunungkidul boleh dijadikan hewan kurban.

Kepala DPP Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto menyampaikan, pihaknya sudah melakukan penyuntikan vaksin terhadap ribuan hewan ternak di Gunungkidul.

Terakhir hewan ternak yang divaksin sapi 696 ekor, kambing 1.595 ekor dan domba 7 ekor.

Pihaknya memastikan hewan kurban di wilayah endemik tetap bisa diperjualbelikan. Namun demikian pihaknya tetap akan melakukan pemantauan, jika ditemukan kasus antraks lagi maka hewan ternak tersebut dilarang dijual.

"Boleh, kan sudah selesai (vaksin)," kata Bambang di Kantor DPP Gunungkidul, Senin (5/8/2019). 

Baca juga: Antraks di Gunungkidul, Ternak Boleh Dijual Jika Sudah Divaksin

Dijelaskannya, pihaknya juga melakukan pemantauan di sekitar endemik antraks seperti akan mengambil sampel tanah pada tanggal 6 dan 7 Agustus 2019 mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu melakukan pemantauan di sejumlah penampungan hewan ternak.

Hal ini karena predikat Gunungkidul sebagai gudang ternak dipertaruhkan ketika mendapatkan masalah penyakit antraks.

Hewan ternak Gunungkidul diminati

Hewan ternak asal Gunungkidul, menurut dia, banyak diminati karena dagingnya tebal dan jarang terkena penyakit.

Dia mencontohkan, data yang diterimanya, di Dusun Lemahbang, Desa Mulusan, Paliyan itu ada 160-200 sapi yang akan dikirim ke Jakarta dan Bandung.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X