Polisi Syariah Tangkap 42 Pengendara Berbaju Ketat di Lhokseumawe

Kompas.com - 05/08/2019, 14:35 WIB
Kepala Satpol PP dan WH, Irsyadi menasehati pengendara yang melanggar syariat islam di Jalan Merdeka, Lhokseumawe, Aceh, Senin (5/8/2019) KOMPAS.com/MASRIADIKepala Satpol PP dan WH, Irsyadi menasehati pengendara yang melanggar syariat islam di Jalan Merdeka, Lhokseumawe, Aceh, Senin (5/8/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Lhokseumawe menangkap 42 pengendara yang mengenakan pakaian ketat di Jalan Merdeka, Kota Lhokseumawe, Senin (5/8/2019).

Jumlah itu dengan rincian 20 pria dan 22 wanita.

Razia penegakan syariat Islam itu turut dikawal polisi dan Brimob di sepanjang jalan tersebut.

Mereka didata nama dan alamat lalu dinasehati dan diberikan sarung gratis.

Baca juga: Polisi Syariah Jaring Belasan Wanita Berbaju Ketat di Lhokseumawe

Kepala Satpol PP dan WH Lhokseumawe Irsyadi menyebutkan, razia itu untuk penegakan syariat Islam.

Selain itu, mereka juga mengimbau agar warga tidak mengenakan pakaian ketat dan membungkus tubuh. Bagi laki-laki, dilarang mengenakan celana pendek di atas lutut.

“Sejauh ini kami lihat, setiap razia masih ada yang terjaring. Razia ini terus dilakukan sepanjang masih ada warga yang tidak mematuhi aturan dengan mengenakan pakaian muslim dan muslimah,” sebut Irsyadi.

Baca juga: Cerita Polisi Syariah Gencar Razia Baju Ketat karena Masih Banyak Pelanggar

Dia mengajak orangtua menjaga pakaian anaknya, sehingga dipastikan ketika keluar rumah berpakaian muslim dan muslimah.

“Cenderung menurun secara jumlah dari waktu ke waktu. Namun kalau tidak ada peran orang tua, maka akan susah dihapuskan secara total warga yang mengenakan pakaian ketat itu. Kita harap orang tua juga mengontrol pakaian anaknya,” kata Irsyadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X