TWA Gunung Tangkuban Parahu Ditutup Kembali, Pedagang Gelar Doa Bersama

Kompas.com - 05/08/2019, 13:36 WIB
Ratusan pedagang menggelar istigosah dan doa bersama di gerbang TWA Gunung Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/8/2019). PUTRA PRIMA PERDANARatusan pedagang menggelar istigosah dan doa bersama di gerbang TWA Gunung Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu kembali ditutup pasca erupsi dan kenaikan status dari normal menjadi waspada yang ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Jumat (2/8/2019) kemarin.

Putra Kaban selaku Direktur Utama pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu mengatakan, penutupan loket kunjungan wisatawan dilakukan hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

“Belum bisa dibuka. Belum tahu sampai kapan,” kata Putra Kaban saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/8/2019).

Baca juga: Erupsi Tangkuban Parahu, Sepekan Warga Cium Bau Belerang dari Pagi hingga Sore

Kaban berharap aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu segera turun, agar loket kunjungan bisa dibuka kembali dan perekonomian ribuan pedagang kecil di TWA Gunung Tangkuban Parahu bisa kembali normal.

Saat ini, pedagang yang biasa berjualan di dalam TWA Gunung Tangkuban Parahu menggelar istigosah di gerbang utama TWA di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Pedagang tadi istigosah, tapi itu inisiatif dari pedagang, bukan dari pengelola. Doa kita semua sama, baik pedagang dan pengelola. Kita berharap turun hujan dan Gunung Tangkuban Parahu kembali normal,” ujar Kaban.

Istigosah dan doa bersama dilakukan oleh ratusan pedagang di pintu utama TWA Gunung Tangkuban Parahu. Doa dipimpin oleh Ustadz Yandi yang juga berprofesi sebagai pedagang di TWA Gunung Tangkuban Parahu.

Ratusan pedagang di TWA Gunung Tangkuban Parahu menggelar istigosah dan doa bersama di gerbang utama TWA Gunung Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin  (5/8/2019).PUTRA PRIMA PERDANA Ratusan pedagang di TWA Gunung Tangkuban Parahu menggelar istigosah dan doa bersama di gerbang utama TWA Gunung Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/8/2019).
“Maksud dan tujuannya, agar umat semakin tenang. Kedua, umat tidak lari ke mana-mana dan tetap bertawakal ke Allah,”  kata Yandi.

Yandi berharap, doa yang dipanjatkan oleh para pedagang dalam kegiatan tersebut bisa terkabul, agar aktivitas Gunung Tangkuban Parahu bisa kembali normal.

Harapan yang sama diungkapkan oleh Ketua RW 06, Desa Cikole, Ishak Geri, yang juga berprofesi sebagai pedagang cenderamata di TWA Gunung Tangkuban Parahu. Menurut dia, sudah satu pekan warganya yang mayoritas sesama pedagang kehilangan mata pencaharian utama.

“Kami berharap normal kembali dan bisa dibuka kembali. Kita juga berharap pedagang jualannya bisa aman, nyaman, tentram dan sejahtera. Sudah seminggu pedagang enggak jualan, penghasilan yang hilang juga lumayan,” kata Ishak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X