Ini Alasan Kakak Adik Menikah di Hari yang Sama dan Resepsi Pada 17 Agustus Nanti

Kompas.com - 05/08/2019, 08:28 WIB
foto bersama kakak beradik saat akad nikah Sabtu (3/8/2019) Idham Khalidfoto bersama kakak beradik saat akad nikah Sabtu (3/8/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Adik kakak asal Kelurahan Dasan Geres, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, melaksanakan pernikahan di waktu yang bersamaan, pada Sabtu (3/8/2019).

Mereka adalah April Yazid Albas (21) dan Muladi Rowali Dwi Putra (20).

April Yazid Albas berpasangan dengan Baiq Vanesa Marta Wijaya (19) sementara Muladi Rowali Dwi Putra berpasangan dengan Rosnia (21).

Mereka menikah di Masjid Baitul Tohirin Dasan Geres, Lombok Barat.


Baca juga: Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik

Uniknya, kedua mempelai perempuan memilih maskawin yang sama yakni seperangkat alat salat dan 5 gram emas.

"Kami pilih maskawinnya sama, 5 gram emas dan seperangkat alat shalat, agar adil, tidak ada yang lebih maupun kurang," ungkap Rosnia.

Bukan hanya maskawin dan waktu pernikahan yang sama, kakak adik tersebut juga berencana akan menggelar resepsi bersaaman pada 17 Agustus bersaamaan dengan HUT RI.

Baca juga: Kakak Adik Ini Kompak Nikah Bareng, Maskawin Sama hingga Resepsi 17 Agustus

"Kami juga akan adakan resepsi bersama nanti pada 17 Agustus, sebagai hari kemerdekaan Indonesia, semoga anak-anak kita juga besok lahir sebagai pejuang," kata Rosnia.

SUMBER: KOMPAS.com (Idham Khalid)

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Kalbar Semai 1,6 Ton Garam di Udara untuk Ciptakan Hujan Buatan

BPBD Kalbar Semai 1,6 Ton Garam di Udara untuk Ciptakan Hujan Buatan

Regional
Polisi Buru Pembuat Ijazah Palsu Milik Anggota DPRD Probolinggo

Polisi Buru Pembuat Ijazah Palsu Milik Anggota DPRD Probolinggo

Regional
Viral, Foto Orangutan Tapanuli Terluka Saat Nyasar di Ladang Buah Warga

Viral, Foto Orangutan Tapanuli Terluka Saat Nyasar di Ladang Buah Warga

Regional
9 Museum Akan Dibangun di Tajug Gede Cilodong Purwakarta

9 Museum Akan Dibangun di Tajug Gede Cilodong Purwakarta

Regional
2 Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Timor Leste Ditangkap

2 Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Timor Leste Ditangkap

Regional
Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Regional
Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Regional
Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Regional
Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Regional
Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Regional
Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Regional
Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Regional
Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Regional
Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X