KM Pieces Tenggelam, 5 Penumpang Merupakan Siswa SMK di Brebes

Kompas.com - 02/08/2019, 19:28 WIB
Rakim Kasie Kesyahbandaran PPNP menunjukkan foto KM Pieces yang tenggelam di Perairan Kalimantan Selatan. ARI HIMAWAN SARONORakim Kasie Kesyahbandaran PPNP menunjukkan foto KM Pieces yang tenggelam di Perairan Kalimantan Selatan.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP) di Pekalongan, Jawa Tengah, memastikan Kapal Motor (KM) Pieces tenggelam di perairan Matasiri, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kapal tersebut berangkat dari Pekalongan dengan tujuan Selat Makassar untuk mencari ikan.

Kepala Seksi Kesyahbandaran PPNP Rakim mengatakan, dari 37 penumpang kapal, 5 di antaranya adalah siswa SMK Negeri 1 Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah.

"Untuk awak kapal ada 32 orang, ditambah 5 anak magang dari SMK Negeri 1 Bulakamba, Brebes,” kata Rakim, Jumat (2/8/2019).


Rakim mengatakan, KM Pieces dinahkodai Nasori (41) warga Wonokerto Wetan, Kecamatan Wonokerto, kabupaten Pekalongan.

Menurut informasi dari pemilik kapal, KM Pieces mengalami kecelakaan karena terbakar.

Akibat kejadian tersebut, empat anak buah kapal (ABK) dikabarkan meninggal dunia dan dua ditemukan dalam kondisi selamat.

"Seluruh korban kemudian dibawa ke Kotabaru yang lokasinya dekat dengan posisi tenggelamnya kapal," kata Rakim.

Menurut informasi yang diterima pihak PPN Pekalongan, korban meninggal dunia yang berjumlah 4 orang saat ini masih dalam perjalanan ke Pekalongan, dibawa oleh kapal Rejeki Utama.
 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suguhkan Body Rafting, Desa Kertayasa Jadi Juara Desa Wisata Nusantara 2019

Suguhkan Body Rafting, Desa Kertayasa Jadi Juara Desa Wisata Nusantara 2019

Regional
Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Regional
PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

Regional
Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Regional
Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Regional
Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Regional
Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Regional
Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Regional
Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Regional
Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Regional
Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Regional
Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Regional
Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Regional
Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X