Buya Syafii Opname di Rumah Sakit, Ini Penyakit yang Diderita

Kompas.com - 26/07/2019, 07:00 WIB
Buya Syafii Maarif saat menemui wartawan usai Shalat Jumat KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMABuya Syafii Maarif saat menemui wartawan usai Shalat Jumat

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman. Buya Syafii dirawat sejak Rabu (24/7/2019).

Asisten pribadi Buya Syafii, Erik Tauvani mengatakan, Buya diopname di rumah sakit karena penyakit kencing darah.

"Buya kencing darah. Jadi ini hasil diagnosis belum keluar, tinggal tunggu, ada kemungkinan batu di kantong kemih," ujar Erik, Kamis (25/7/2019).

Baca juga: Buya Syafii Maarif Opname di Rumah Sakit, Begini Kondisinya

Erik mengatakan, penyakit tersebut baru pertama kali diderita Buya. Buya Syafii juga tidak memiliki riwayat penyakit kecuali gula.

Buya yang dirawat sejak Rabu (24/7/2019), kondisinya sudah mulai membaik. Bahkan, Buya sudah bisa bercanda. Namun, wajah Buya memang masih pucat. 

Buya saat ini butuh istirahat total, sehingga agenda-agenda ke depan dihentikan sementara.

Erik mengatakan, saat ini dia sedang ada di Jawa Timur. Namun, dirinya sempat menghubungi Buya Syafii untuk menanyakan kondisi. Buya menjawab bahwa kondisinya baik, tidak merasa sakit tetapi hanya kencingnya berdarah.

Baca juga: Ini Kriteria yang Cocok Mengisi Kabinet Jokowi di Mata Buya Syafii

Buya Syafii memang pribadi yang tidak pernah mengeluh.

"Tadi waktu telepon saya tanya berangkat ke PKU sama siapa. Buya bilang 'banyak orang baik di dunia ini'. Siapa yang menemani di rumah sakit? Buya bilang 'sama istri'," ujarnya. (Wijaya Kusuma)

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Regional
Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Regional
Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X