Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Kompas.com - 23/07/2019, 06:32 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M Danial menjelaskan tentang peningkatan angka partisipasi pemilih di Kota Bandung, dalam acara rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Tingkat Kota Bandung hasil Pemilu 2019, di Horison Hotel Bandung, Senin (22/7/2019). TRIBUN JABAR/CIPTA PERMANAWali Kota Bandung, Oded M Danial menjelaskan tentang peningkatan angka partisipasi pemilih di Kota Bandung, dalam acara rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Tingkat Kota Bandung hasil Pemilu 2019, di Horison Hotel Bandung, Senin (22/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Bandung resmi menetapkan 50 orang anggota legislatif terpilih untuk mengisi kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung.

Penetapan 50 orang anggota DPRD tersebut berdasarkan rapat pleno terbuka perolehan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Tingkat Kota Bandung hasil Pemilu 2019, di Horison Hotel Bandung, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung Senin (22/7/2019).

Berdasarkan surat keputusan KPU Kota Bandung Nomor 449/PL.01.9-Kpt/3273/Kota/VII/ 2019, sebanyak sembilan dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019 menempatkan wakilnya masing-masing di DPRD Kota Bandung seperti, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang meraih 13 kursi; Gerindra (8), PDIP (7), Golkar (6), Nasdem (5), Demokrat (5) PSI (3), PKB (2), dan PPP (1).

Baca juga: 58 Gugatan Tak Lanjut di MK, KPU Daerah Bisa Lakukan Penetapan Kursi dan Caleg Terpilih

Surat hasil rapat pleno KPU itu pun diserahkan kepada partai politik masing-masing, untuk selanjutnya diserahkan kepada para wakil rakyat.

Ketua KPU Kota Bandung, Suharti mengatakan, jumlah partai politik peserta pemilu 2019 sebagai pemilik kursi di DPRD Kota Bandung hampir sama dengan Pemilu 2014 lalu, yaitu sembilan partai politik pemenang kursi.

Meski demikian terdapat perubahan dalam komposisinya, di mana sebelumnya menempatkan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), kini digantikan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai parpol pendatang baru.

"Dari jumlah tetap seperti Pileg 2014 yaitu menempatkan sembilan Parpol, tapi yang berbeda adalah Hanura yang semula pemilik enam kursi, tapi tahun tidak lagi masuk di kabinet di DPRD Kota Bandung atau tidak mendapatkan kursi, dan gantinya adalah Partasi Solidaritas Indonesia (PSI)," ujarnya usai acara.

Baca juga: Ponakan Prabowo Cabut Gugatan ke Gerindra, Caleg Pesaingnya Ikuti Jejaknya

14 Orang Wajah Baru

Suharti menjelaskan, dari lima puluh kursi, terdapat sekitar 30 persen atau 14 orang yang menjabat sebagai perwakilan rakyat di DPRD Kota Bandung.

"Setiap partai politik menempatkan wajah baru sebagai wakilnya di DPRD Kota Bandung, selain PSI yang ketiganya wajah baru, Partai Demokrat, PKS, dan parpol lainnya, jadi ada sekitar 30 persen dari 50 anggota legislatif terpilih," ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X