Pasca-Tsunami, Nelayan Benahi Pesisir Pantai dengan Transplantasi Terumbu Karang

Kompas.com - 21/07/2019, 20:58 WIB
Masyarakat nelayan di Pantai Mamboro Barat, Palu menanam terumbu karang, Minggu (21/7/2019).
ERNA DWI LIDIAWATIMasyarakat nelayan di Pantai Mamboro Barat, Palu menanam terumbu karang, Minggu (21/7/2019).

PALU, KOMPAS.com - Terumbu karang yang tumbuh di wilayah pesisir pantai di kawasan Teluk Palu, Sulawesi Tengah rusak parah saat diterjang tsunami pada 28 September 2018 lalu. Kerusakan terumbu karang mengakibatkan tangkapan nelayan di Teluk Palu menurun.

Namun, para nelayan tak mau berputus asa. Mereka kemudian mencoba membuat transplantasi terumbu karang bersama sukarelawan Arsitek Komunitas Palu.

Awalnya, mereka mengambil bibit karang di wilayah Kabupaten Donggala, jaraknya sekitar 11 kilometer dari Pantai Mamboro Barat di Kota Palu.

Setelah itu, bibit karang berukuran 10 hingga 15 sentimeter, mereka tancapkan di atas adonan semen yang dicetak seperti balok. Kemudian, bibit dijemur hingga adonan semen mengeras.


"Nah, hari ini saatnya kita menanam transplantasi terumbu karang ini di dasar laut, " kata Ahmad Maliki (40), salah seorang nelayan Pantai Mamboro Barat, Minggu (21/7/2019).

Baca juga: Bahagianya Anak-anak Korban Gempa Palu, Tak Lagi Belajar Beralaskan Perlak

Sebanyak 29 media tanam dengan total 116 bibit karang itu akan diletakkan di dasar laut yang berjarak 250 meter dari bibir pantai. Terumbu karang yang dipilih nelayan untuk ditanam berjenis karang jahe.

Menurut warga setempat, jenis karang jahe ini mudah tumbuh dan berkembang dalam waktu delapan bulan hingga satu tahun.

Ahmad Maliki dan masyarakat nelayan lain yang terlibat dalam aksi penanaman berharap, agar terumbu karang ini bisa tumbuh dan berkembang. Hingga masyarakat nelayan di wilayah itu bisa mendapatkan ikan lebih mudah.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Regional
Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Regional
Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Regional
Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Regional
Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Regional
Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Regional
Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Regional
Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Regional
Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Regional
Zaenal Tak Hanya Dipukul di Halaman Satlantas, tetapi Juga di Mobil Patroli Polisi

Zaenal Tak Hanya Dipukul di Halaman Satlantas, tetapi Juga di Mobil Patroli Polisi

Regional
Rusunawa Kaligawe Dilapori Warga Kotor, Wali Kota Hendi Turun Langsung Kerja Bakti

Rusunawa Kaligawe Dilapori Warga Kotor, Wali Kota Hendi Turun Langsung Kerja Bakti

Regional
Cerita Pilu Gadis Remaja Disekap 4 Hari dan Diperkosa di Rumah Kosong

Cerita Pilu Gadis Remaja Disekap 4 Hari dan Diperkosa di Rumah Kosong

Regional
Seluruh Wanita di Desa Ini Diteror Pria Cabul Sejak 2018, Ini Modusnya

Seluruh Wanita di Desa Ini Diteror Pria Cabul Sejak 2018, Ini Modusnya

Regional
Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Masih Terjadi di Wilayah Boyolali

Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Masih Terjadi di Wilayah Boyolali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X