KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Akhirnya, Setelah 25 Tahun Ganjar Bertemu Mbah Siti

Kompas.com - 21/07/2019, 15:24 WIB
Detik-detik saat Ganjar bertemu dengan Mbah Siti. Dok. Pemprov Jawa TengahDetik-detik saat Ganjar bertemu dengan Mbah Siti.

KOMPAS.com – Ganjar berhenti di depan rumah tua dan langsung memarkir motornya. Begitu melepas helm, tiba-tiba datang seorang nenek lari tergopoh-gopoh sambil teriak histeris.

"Ya Allah, aku ngimpi opo mau bengiIki aku ora nglindur toIki Mas Ganjar?" seru sang nenek tadi seraya memeluk dan menciumi Ganjar. 

Itulah yang terjadi saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Bantir, Candiroto, Temanggung, Sabtu (20/7/2019) lalu.

Kedatangan Ganjar yang tanpa rencana itu sontak membuka memori-memori 25 tahun lalu.

Baca jugaUnggah Foto Bersama Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil Bantah Terkait Pilpres 2024

"Nggih leres niki Ganjar," jawab Ganjar sambil tersenyum.

"Lha kok rene ora kondo-kondo (ke sini kok tidak bilang-bilang), ya Allah ngimpi opo aku?" katanya sang nenek yang diketahui bernama Siti Riyati.

Siti merupakan pemilik rumah yang pernah ditempati Ganjar semasa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 1994 silam. 

Semenjak itu, baru kali ini Ganjar mengunjungi kembali rumah tersebut. Jadi wajar jika Siti histeris dengan kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

Baca jugaCerita Ganjar Pranowo Kepincut Scorpio Kustom

Mbah Siti, sapaan akrab sang nenek, membuka pintu rumah dan mempersilakan Ganjar masuk.

"Ini rumahnya pak Karno, sekarang ditempati anaknya, Mas Timbul. Kalau ini istri Pak Karno, Mbah Siti. Oalah Ono fotoku to," ujar Ganjar.  

Beberapa kamar dia buka pintunya. Lagi-lagi pria lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu nampak tersenyum sendiri mengingat masa KKN bersama kawan-kawannya, termasuk Siti Atikoh, teman kuliah yang akhirnya ia pinang sebagai istri. 

"Dulu KKN di sini bareng Bu Atik. Walah malah dadi bojone. Tahu-tahu kok malah dadi Gubernur," kata Mbah Siti.

Baca jugaIdul Fitri 2019, Ganjar Pranowo Kunjungi Guru dan Jumpa Sahabat Masa Kecil

Memori masa lalu Ganjar kian lengkap ketika Siti mengulik masakan-masakan yang biasa dimakan Ganjar dan kawan-kawan.

Ganjar Pranowo dan istrinya berziarah di makam leluhur jelang Ramadhan, Rabu (16/5/2018)Dok. Ganjar Pranowo Ganjar Pranowo dan istrinya berziarah di makam leluhur jelang Ramadhan, Rabu (16/5/2018)

"Kalau adanya tempe ya tak masakin tempe, kalau adanya sawi ya sawi. Semuanya makan apa adanya. Adanya sambel sama tahu juga dimakan," kata Siti.

Cerita masakan itu bak umpan bagi pria yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum UGM dari 1987 hingga 1995 ini untuk masuk lebih dalam ke masa lalunya.

Sambil tertawa, Ganjar lantas mengisahkan hanya satu masakan yang ditolak oleh kawan-kawannya dan Siti Atikoh, wanita yang ia nikahi pada tahun 1999 silam.

Ia menuturkan, setiap seminggu sekali Mbah Siti menyuguhkan masakan istimewa, lele goreng. Namun tidak satu pun temannya, termasuk Siti Atikoh, bersedia makan. 

Baca jugaBawaslu Sebut Ganjar Pranowo Bukan Langgar UU Pemilu, tetapi Netralitas ASN

"Itu kan ibu ngambilnya lele dari kolam depan rumah. Nah, di kolam itu setiap pagi saya BAB?" ucap Ganjar yang sontak membuat seisi ruangan tertawa. 

Kenangan-kenangan tersebut menjadi obat lelah Ganjar, setelah seharian mengendarai sepeda motor keliling Semarang dan Temanggung.

Pada perjumpaan itu, Ganjar merasa ada yang sedikit kurang lantaran anak almarhum Soekarno tidak di rumah. Rupanya, dia tengah ziarah ke Jawa Timur bersama rekan kerjanya. 

"Mas Timbul itu teman tidurku dulu. Lha adiknya Timbul mana? Oalah ini tho, Atik. Dulu masih kecil dia," kata Ganjar. 

Baca jugaMahasiswa UGM Jadi Joki, Ganjar Pranowo Sebut Itu Bikin Malu

Setelah mengenang beberapa pertemuan dengan keluarga Soekarno itu, Ganjar lantas pamit dan berjanji bakal kembali lagi. 

"Tidak bisa nginep. Ini tadi saya cuma mampir, mau ke wisata Jumprit. Yo wes aku lungo sek," kata Ganjar yang langsung dikerubungi warga untuk foto bersama.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya