Mahasiswa UGM Jadi Joki, Ganjar Pranowo Sebut Itu Bikin Malu

Kompas.com - 24/05/2019, 06:29 WIB
Ketua umum Kagama yang juga Gubernur Jateng Ganjar Pranow ditemui di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Kamis (23/5/2019).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Ketua umum Kagama yang juga Gubernur Jateng Ganjar Pranow ditemui di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Kamis (23/5/2019).


MAGELANG, KOMPAS.com - Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo mendukung langkah hukum untuk dua mahasiswa UGM Yogyakarta yang diduga telah menjadi joki pada seleksi calon mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Ia menyebut joki adalah perbuatan memalukan yang merusak integritas.

Baca juga: Mahasiswanya Diduga Jadi Joki Tes Masuk Fakultas Kedokteran, Ini Tanggapan UGM

"Ya diproses saja. Ya jangan bikin malulah, banyak cara mencari rezeki, mari pegang integritas. Lha, kalau mau sekolah saja sudah tidak jujur, maka selebihnya tidak akan ada karakter yang bisa dibentuk,” kata Ganjar, kepada wartawan, di sela-sela melakukan pemantauan harga di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, Kamis (23/5/2019).


Untuk diketahui, empat joki ditangkap pengawas ujian masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, pada Selasa (21/5/2019).

Mereka adalah RN (19) dan IJ (20) yang mengaku sebagai mahasiswa UGM. Lalu, RR (20) mahasiswa ITB dan MM alumni SMAN 2 Kediri.

Baca juga: Seorang PNS Pemkot Makassar Ditangkap karena Jadi Joki CPNS

Menurut Ganjar, sanksi bisa berupa pidana maupun sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini merupakan kewenangan rektor.

"Ini akan menjadi orang-orang yang nantinya terbiasa curang. Saya kira rektor bolehlah memberikan sanksi kepada pelaku itu,” kata Gubernur Jawa Tengah itu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Regional
BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Regional
Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Regional
Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Regional
Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik

Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik

Regional
Close Ads X