Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Perencanaan Kawasan dan Lingkungan, Jadi Kunci Wali Kota Hendi Bangun Semarang

Kompas.com - 20/07/2019, 08:56 WIB
Paparan Walkot Semarang mengenai pentingnya perencanaan kawasan dan lingkungan Humas Pemkot SemarangPaparan Walkot Semarang mengenai pentingnya perencanaan kawasan dan lingkungan

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi mengatakan dalam membangun kota diperlukan perencanaan kawasan dan lingkungan dalam konsepnya.

Hal tersebut diungkapkan Hendrar saat mengikuti acara peresmian Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Fakultas Teknik, Universitas Katolik (Unika) Soegijopranoto, Rabu (17/7/2019).

"Perkembangan penduduk yang tak terkendali akan berdampak pada tatanan kehidupan masyarakat yang kurang nyaman," ucap dia sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Sabtu (20/7/2019).

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus melahirkan berbagai program inovasi untuk percepatan pembangunan kota yang akan berdampak pada peningkatan roda ekonomi, terutama pada sektor pariwisata.

Baca juga: Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

“Melalui sektor pariwisata kue ekonomi akan terbagi secara lebih merata, semua bisa merasakan,” ujar Hendi.

Hendi mencontohkan kawasan Kampung Pelangi yang mana seluruh warga bisa berperan serta menggerakkan ekonomi mulai dari parkir, jualan bunga, jualan kuliner, dan lainnya.

Tak hanya pariwisata, perkembangan ekonomi dan kawasan di Kota Semarang menurutnya telah mengalami berbagai reformasi mulai dari pra hingga pasca kemerdekaan, seperti sektor agrikultur dan manufaktur.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Semarang mengajak seluruh stakeholder berkontribusi penuh melakukan program berdasarkan aspirasi dan ide masyarakat.

Baca juga: Lagi, Pemkot Semarang Raih Opini WTP dari BPK

Hasilnya, menurut Hendi memuaskan. Sejumlah perkembangan pembangunan berhasil diraih, antara lain Indeks Prestasi Manusia (IPM) yang meningkat dan infrastruktur. Kemudian  berkurangnya permasalahan fisik dan sosial seperti infrastruktur, banjir, kawasan kumuh, dan kemiskinan.

Bicara infrastruktur, saat ini Pemkot Semarang tengah membangun Underground Simpang Lima dan Tanggul Laut Semarang Demak sebagai salah satu inovasi percepatan pembangunan kota.

"Dalam realisasinya punya dua pilihan, tawarkan kepada investor atau akan dibiayai pemerintah. Targetnya tahun depan akan mulai jalan," tutup Hendi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Regional
Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Regional
Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Regional
Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Regional
Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Regional
Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Regional
Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Regional
Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Regional
Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Regional
[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

Regional
Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Regional
4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

Regional
Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Regional
Dalam 2 Bulan, Atap 2 Gedung Sekolah di Jatim Ambruk, Ini Kata Emil Dardak

Dalam 2 Bulan, Atap 2 Gedung Sekolah di Jatim Ambruk, Ini Kata Emil Dardak

Regional
Kapal Pesiar Mati Mesin, Terombang-ambing di Tengah Laut Sulsel

Kapal Pesiar Mati Mesin, Terombang-ambing di Tengah Laut Sulsel

Regional
komentar di artikel lainnya