Polisi Buru 3 Lagi Penyebar Fitnah Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren

Kompas.com - 18/07/2019, 11:46 WIB
Polisi membawa NA (21) salah satu tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Rabu (17/7/2019) KOMPAS.com/MASRIADIPolisi membawa NA (21) salah satu tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Rabu (17/7/2019)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com- Tim Polres Lhokseumawe masih memburu tiga orang lagi penyebar informasi bohong ( hoaks) tentang penanganan kasus pelecehan seksual yang dilakukan pimpinan dan guru pesantren di Lhokseumawe.

Identitas ketiganya telah diketahui polisi.

Sebelumnya, polisi telah menahan tiga penyebar hoaks yaitu berinisial HS (29) seorang petani berasal dari Kabupaten Bireuen, kemudian IM (19) dan NA (21) yang berasal dari Kota Lhokseumawe.

“Yang tiga orang lagi ini kita duga sebagai pembuat konten hoaks itu. Sedangkan yang ditangkap kemarin itu penyebar,” sebut Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang.

Baca juga: Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Dia menyebutkan, polisi terus mencari keberadaan tiga pelaku lagi itu. Mereka ini, sambung Kasat, membuat konten seakan-akan penanganan kasus pelecehan seksual yang dilakukan AI dan MY (pimpinan dan guru pesantren) fitnah.

Padahal, polisi bekerja profesional sesuai dengan alat bukti yang ada.

“Sekarang masih terus dicari sampai ketemu,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, AI dan MY ditangkap polisi atas dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Keduanya ditahan di Mapolres Lhokseumawe.

Sejauh ini, polisi sudah mendeteksi 15 santri yang diduga menjadi korban, lima diantaranya telah dimintai keterangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X