Ada Temuan BPK, Stadion GBLA Belum 100 Persen Jadi Aset Pemkot Bandung

Kompas.com - 18/07/2019, 10:03 WIB
Bagian luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang tidak terawat. KOMPAS.com/ PUTRA PRIMA PERDANABagian luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang tidak terawat.

BANDUNG, KOMPAS.com - Meski sudah dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), ternyata belum 100 persen menjadi aset Pemerintah Kota Bandung.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana seusai mengunjungi Stadion GBLA di Gedebage. Menurut dia, tahap dua penyerahan Stadion GBLA dari PT Adhi Karya selaku kontraktor pembangun belum dilakukan.

“Termin kedua ini berdasarkan temuan dari BPK ada wanprestasi senilai Rp 4,7 miliar,” kata Yana di Stadion GBLA, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (17/7/2019).

Lebih lanjut Yana menjelaskan, bagian stadion GBLA yang sudah menjadi aset Pemkot Bandung adalah tribun bawah hingga lapangan yang masuk tahap pertama dan area parkir serta jalan yang terhitung sebagai tahap ketiga.


“GBLA ini dibangun tiga tahap. Tahap pertama sudah serah terima dari Adhi Karya ke pemerintah kota. Tahap kedua belum. Tahap ketiga sudah serah terima dari Adhi Karya ke pemkot,” ungkapnya.

Baca juga: Melihat Kondisi Stadion GBLA yang Rusak dan Tidak Terawat...

Yana mengakui hingga saat ini belum ada titik temu dari kedua belah pihak. Menurut dia, PT Adhi Karya mengklaim telah tuntas mengerjakan proyek pembangunan Stadion GBLA yang nilainya mencapai Rp 545 miliar.

“Ini yang belum ada titik temu karena menurut versi Adhi Karya sudah selesai semua. Kami juga sulit menghapuskan itu temuan. Oleh karena itu, seizin pak wali kota kita diminta untuk membuka kembali komunikasi dengan Adhi Karya. Mudah-mudahan bisa serah terima tahap kedua,” jelasnya.

Terkait pengelolaan, Yana mengatakan belum dilakukannya serah terima tahap kedua menjadi kendala bagi Pemkot Bandung untuk melelang pengelolaan Stadion GBLA kepada pihak swasta, termasuk PT Persib Bandung Bermartabat selaku manajemen klub sepak bola Persib Bandung.

Padahal, Pemkot Bandung sudah memiliki payung hukum untuk melakukan lelang lewat Perda Nomor 11 Tahun 2011 tentang pengelolaan tanah dan bangunan milik daerah.

“Yang kita lakukan bisa dapat yang terbaik. Apakah akan kita kelola sendiri dengan menganggarkan di 2020, masih dalam proses. Atau dikerjasamakan sudah ada payung hukum berupa perda terbaru, yaitu bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan barang daerah,” bebernya.

Baca juga: Tanggapan Oded soal Tawaran Ridwan Kamil Kelola Stadion GBLA yang Rusak

Yana pun mengomentari rencana PSSI dan FIFA yang akan meninjau Stadion GBLA yang masuk daftar salah satu stadion yang diajukan dalam proposal calon tuan rumah piala dunia U-20. Menurut dia, hal tersebut bisa dilakukan asal termin dua sudah dilakukan.

“Serah terimanya dulu. Kalau menggantung terus kita juga enggak bisa apa-apa. Tahap dua ini menggantung karena posisinya ada di dalam. Kalau yang tahap dua itu posisinya di luar, kita bisa lakukan,” tandasnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pemuda Lulusan SMK di Purworejo Ciptakan Robot Pembuat Telur Dadar Bantu Ibunya Berjualan

Cerita Pemuda Lulusan SMK di Purworejo Ciptakan Robot Pembuat Telur Dadar Bantu Ibunya Berjualan

Regional
Diusung PDI-P di Pilkada Ngawi, Ini Kata Dwi Rianto Jatmiko

Diusung PDI-P di Pilkada Ngawi, Ini Kata Dwi Rianto Jatmiko

Regional
Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Regional
Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Regional
Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Regional
Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Regional
Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Regional
Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Regional
Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Regional
Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Regional
Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Regional
Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Regional
Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Regional
Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Regional
Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X